Tag Archives: Running Diary

Pesan Tak Terduga dan Edisi Gagal Lari

DESEMBER MEMANG BULAN PENUH KEJUTAN. Dan karena ini masih bulan Desember, kejutan itu pun masih terus berlangsung.

Pertama dimulai dari hadiah tak terduga, kabar tak terduga, lalu bertemu orang tak terduga. Dan belum lama ini, tepatnya semalam, saya menerima pesan yang benar-benar tidak pernah saya duga.

Isi pesannya mengejutkan. Sayangnya saya tidak bisa cerita banyak karena isinya mengandung issue yang menyangkut hidup orang banyak 😀 Walau sebenarnya pesan tersebut lucu bagi saya, namun karena tuntutan moral, mau tidak mau saya harus menguras otak juga semalaman.

Lalu apa yang sebenarnya ingin saya sampaikan di sini? Sebetulnya saya cuma kepingin bilang kalau gara-gara menguras otak semalaman itu, saya gagal lari pagi ini. Hari ini Wenrui diganti jadi pagi karena adanya Pilkada. Dan sayangnya, saya tidak bisa ikut karena masih mengurusi hal ini.

Nah, hari ini saya cuma bisa iri melihat teman-teman saya yang berlari. Mereka lari dan seperti biasa selfie-selfie. Untungnya, kabar yang ada di pesan ini sudah selesai. Sudah clear. Jadi, besok sudah bisa lari lagi.

Ya sudah, sampai ketemu besok lagi… 🙂 🙂

PilkadaRun

Oh yeah guys, I envy you… :]

©Tina Latief 2015

Bandar Udara Gading, Tempat Enak buat Jogging

BATAL digunakan sebagai pengganti Bandar Udara Adi Sucipto, bandar udara di Gading, Gunung Kidul malah menjadi jogging track. Bermula dari keisengan teman yang menjajal lari di sana, sayapun penasaran dan turut menjajal jogging di sana.

Seperti yang pernah diceritakannya, Bandar Udara Gading memang keren. Tempatnya tenang, jauh dari lalu lalang kendaraan bermotor. Track-nya datar dan halus, cocok untuk pelari pemula. Ada lagi, pemandangan sekitar yang indah turut menambah nilai plus untuk jogging ke sana. Tidak heran saya pun langsung jatuh cinta saat pertama kali jogging di sana.

Ini hasil lari saya kemarin. Lumayan, meskipun baru 2 km (setara dengan 1x keliling) tapi ini prestasi buat saya.

jogging 1

Prestasinya karena akhirnya saya tau bagaimana cara jogging yang enak bagi pemula, yaitu lari pelan-pelan, stabil, dan tidak tergesa-gesa. Pengalaman saya jogging sebelumnya salah, sementara badan belum ada pemanasan, saya sudah tergesa untuk lari secepat-cepatnya.

Menurut penjelasan teman saya yang sudah sering jogging, lari dengan cara demikian akan membuat kita lelah sebelum mencapai finish. Lari dengan awalan yang cepat/tergesa akan meningkatkan ritme detak jantung sehingga badan mudah  lelah dan kehabisan nafas.

Berbeda ketika kita mengawali lari dengan langkah pelan serta dengan ritme yang stabil. Jantung akan bekerja dengan lebih stabil. Sehingga jogging dengan jarak panjangpun jadi tidak terasa capek.

Adapun kita bisa lebih enjoy karena berlari menjadi menyenangkan.  Apalagi kalau ada teman yang menemani lari. Wah itu lain lagi 🙂

Yuk jogging ke Gading!

©Tina Latief