Tag Archives: Riau

Menjejakkan Kaki di Negeri Sawit

Setelah sempat kalap oleh buruknya cuara —berkali-kali terguncang sangat keras, bahkan sempat diliput suasana gulita— akhirnya, pesawat Boeing yang saya tumpangi berhasil mendarat dengan mulus.

Saya masih ingat bagaimana suasana saat masih di atas, kabin begitu sepi, tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut para penumpang. Semuanya diam, membisu menunggu datangnya titik terang. Hingga saat cahaya remang-remang terlihat dari jendela pesawat barulah terdengar hela nafas lega dari para penumpang. Gugusan berwarna hijau tua mirip terumbu karang yang nampak dari jendela kedua sisi pesawat menjadi pertanda bahwa kami sebentar lagi tiba di Riau.

Continue reading