Tag Archives: musim hujan

More Books to Read

BAGI mereka yang bekerja di luar ruangan, musim hujan mau tidak mau mengurangi produktivitas kerja. Mereka yang berkebun, bersawah, atau mungkin turun lapangan menjadi banyak menganggur akibat turun hujan.

Tapi lain halnya bagi saya. Hujan berarti sebaliknya.

Rain means more books to read.

Ya mau bagaimana lagi, mau main sebentar-sebentar hujan. Daripada menganggur lebih baik menambah ilmu dengan buku.

Yuk membaca buku!

©Tina Latief

Musim hujan telah tiba

Panas terik yang minggu-minggu kemarin sempat membuat kepala pening-pening akhirnya digantikan dengan dinginnya guyuran hujan.

Di sini udah hujan. Lebat banget. Hehehe

Saya menghela nafas,bersyukur. Akhirnya Jogja hujan juga. Setelah berminggu-minggu seperti dipanggang, akhirnya suasana mulai mendingin dengan turunnya hujan pertama. Bahkan Mom pun ikut bersorak “Wuih, udah mulai hujan”. Sekarang petani-petani mulai bisa bercocok tanam kembali, dan tentunya orang yang mengirim pesan ini bisa beraktivitas dengan lebih nyaman, tidak melulu kepanasan 🙂

Tidak mau ketinggalan, sekitar pukul tiga kemarin, Depok menyusul diguyur hujan lebat. Hujannya bercampur angin disertai petir yang menyambar-nyambar. Semuanya jadi basah kuyup, bahkan jalanan sampai tidak terlihat karena tergenang banyak air. read more

Musim hujan telah tiba

Nenek dan kakek pastilah sangat gembira. Hujan deras Minggu sore kemarin menjawab doa dan harapan beliau yang kesulitan air bersih sejak 3 bulan yang lalu.

Rumah nenek memang sudah menjadi langganan kekurangan air ketika musim kemarau tiba. Sejak pindah dari rumahnya yang lama, nenek tidak menggunakan jasa PAM untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Ada sebuah sumur yang dibuat untuk memfasilitasi rumah itu, airnya jernih dan dingin. Bahkan lebih jernih daripada air PAM. Kekurangannya, ketika kemarau air mengalami run off yang signifikan karena kedalaman sumur tidak mencapai lapisan kedap air. Akibatnya, air tidak tertampung cukup lama. Mau bagaimana lagi, tidak mungkin melawan fitrah air.

Untungnya hujan segera tiba. Hujan deras sore kemarin sudah cukup menjadi pertanda kalau di bulan November, Jakarta sudah musim hujan. Sumur kakek pasti akan segera berisi. Kakek tidak perlu susah payah menyeret puluhan meter selang air ke  seberang jalan. Sudah saatnya selang digulung dan disimpan rapi.