Tag Archives: liburan

Tempat Makan yang Bagus

wpid-c360_2015-01-18-20-56-45-434.jpgADA sebuah kedai bakso di Yogyakarta yang acapkali liburan sering saya kunjungi. Letaknya di sebelah Barat Daya Pasar Tahunan, Gunung Kidul. Kedainya bersih dan rasa baksonya juga lumayan.

Setiap kali saya kangen jalan-jalan ke pasar tradisional, biasanya saya akan mengunjungi Pasar Tahunan bersama Mom. Kalau sudah lelah dan lapar, kami akan menyempatkan mampir ke kedai bakso ini. Makan sambil bercerita apa saja.

Bersama Fa, biasanya saya juga mengunjungi kedai ini. Kalau sudah lelah jalan-jalan dan lapar, kami akan mampir ke sini. Kami berdua mengakui, banyak momen menyenangkan yang terjadi di sini. Sambilan makan, kami akan sangat betah bercerita, bercandaan atau kadang menertawakan apa saja.

Kedai bakso ini memang tempat makan yang cukup bagus. Buktinya bisa membangitkan selera orang untuk berlama-lama dan bercerita di sana.

Tempat makan yang bagus seharusnya memang seperti itu. Bukan makanannya saja yang harus enak. Tetapi tempat yang memberikan kenyamanan bagi pengunjungnya sehingga orang ketagihan bahkan mau berlama-lama di sana.

Mau membuat tempat makan yang bagus? buatlah yang memenuhi persyaratan itu!

©Tina Latief

Goodbye Jogja, See You Next!

Tuntas sudah masa liburan saya di Jogja kali ini. Selama lebih dari satu bulan saya menikmati berbagai kisah dan pengalaman baru nan menarik di Jogja. Ada banyak momen menyenangkan, mungkin beberapa pengalaman menjengkelkan juga hehe. Terutama karena seringnya Jogja diguyur hujan. Wah, jadi sulit mau ke mana-mana.

Tapi takkan merasa kurang jika liburan sebulan lebih itu terasa hambar. Jogja tentu saja menyenangkan. Sampai-sampai saya tak sabar menunggu liburan berikutnya. Padahal harus kuliah juga haha.

Ngomong-ngomong, saya jadi ingin membuat video lookback seperti yang dibuatkan Facebook. Sepertinya menarik jika setiap kali saya liburan membuat video seperti itu. Memudahkan saya  mengingat masa liburan hanya dalam beberapa detik, hehe.

Nah Jogja, sampai jumpa dilain waktu kemudian! 🙂

Mulai Masuk Sekolah Lagi

Malam Minggu kemarin saya berkesempatan bertemu dengan anak-anak Prisma di masjid. Seperti biasa, ketika bertemu kami lantas banyak ngobrol sambil sesekali bercanda. Topik menarik yang saat itu ramai dibicarakan adalah persiapan anak-anak masuk sekolah lagi. Seperti yang saya duga, tidak ada persiapan apapun yang mereka lakukan. Tidak ada dari mereka yang belajar sama sekali.

Hal ini mengingatkan saya di saat saya masih sekolah dulu. Seperti yang mereka lakukan, sayapun jarang melakukan persiapan-persiapan menjelang masuk sekolah. Saya tidak pernah belajar, bahkan sekedar pegang buku untuk dibaca. Bagi saya, 2 minggu adalah waktunya beristirahat, refreshing, melepas penatnya bangku sekolah. Seakan keluar dari penjara, saya benar-benar memanfaatkan waktu 2 minggu itu untuk meliburkan diri dari hal-hal berbau sekolah.

Nampaknya perilaku saya itu tidaklah mencerminkan siswa yang baik dan rajin. Mungkin benar. Tetapi melihat kondisi siswa-siswa sekarang yang ternyata melakukan hal yang sama dengan apa yang saya lakukan dulu, nampaknya bukan semata-mata karena siswanya yang punya kebiasaan buruk melainkan disebabkan oleh sesuatu yang salah lainnya sehingga membentuk budaya siswa yang sedemikian rupa. Seakan-akan totalitas liburan adalah sebuah protes terhadap sesuatu yang mengekang mereka.

Tahun-tahun di mana saya sekolah dulu, mata pelajaran dan ekstrakulikuler di sekolah begitu padat. Saya yakin saat inipun demikian, malahan mungkin lebih padat lagi.

Bila dirasakan dari waktu ke waktu, sekolah justru semakin membuat siswa tidak nyaman dan bahagia belajar di sekolah. Sekolah malah nampak seperti penjara bagi anak-anak. Berangkat pagi, pulang sore bahkan malam. Sedangkan yang mereka kerjakan hanyalah bergelut dengan buku dan buku, duduk manis, dan mungkin berhadapan dengan guru yang tidak begitu understanding.

Sekolah membuat mereka tidak senang belajar. Mudah bosan, tidak fokus dan seperti yang terjadi sekarang, liburan dianggap lebih menyenangkan daripada belajar.

Jadi bukan semata-mata karena anak malas. Tetapi ada yang membuat mereka menjadi malas sekolah. Bayangkan saja jika kegiatan di sekolah itu lebih menyenangkan, saya jamin keluhan seperti “ah, aku masih kepingin libur” tidak ada lagi melainkan menjadi “aku ingin cepat-cepat masuk sekolah lagi”. Pasti tidak akan ada yang mengeluh karena harus masuk ke sekolah lagi.

Senin kemarin anak-anak sudah mulai masuk sekolah kembali. Entah apa yang mereka rasakan saat duduk di bangku sekolah lagi. Saya hanya berharap sekolah akan terasa lebih menyenangkan bagi mereka. Entah bagaimanapun caranya, karena kondisi pendidikan kita masih seperti ini sampai sekarang. KIta tidak bisa mengatakan tidak untuk pendidikan…

Jogja cerah hari ini

Sebelum sampai di jogja saya sudah khawatir akan mendapati jogja dalam guyuran hujan. Tanda-tandanya sudah terlihat tatkala pesawat yang saya tumpangi ke jogja mendarat. Sesampainya di bandara adi sucipto, saya dan penumpang yang baru saja turun terpaksa lari kalang kabut karena diguyur hujan.

Beberapa hari yang lalu teman-teman di jogja mewanti-wanti saya dengan kondisi jogja yang selalu dingin dan basah. Ketiadaan matahari selama berhari-hari membuat semuanya dingin. Tantangan liburan kali ini lebih besar daripada liburan tahun lalu. Alih-alih mendapatkan liburan menyenangkan, kalau tidak aware dengan cuaca bisa manjadi korban masuk angin dan flu berat.
image

image

Tapi beruntunglah pagi ini
read more

Persiapan Liburan di Tengah Cuaca Ekstrim

pawang hujan ngaypgjazz

Sapu penolak hujan Ngayogjazz by Jarwadi

Sudah hampir menjelang Natal dan Tahun Baru namun hujan tak kunjung reda. Itu artinya agar bisa menikmati totalitas liburan, saya harus mempersiapkan segala sesuatunya agar tetap survive di tengah cuaca yang ekstrim ini.

Tinggal di Depok sebagai wilayah yang dekat dengan kota hujan, bagi saya sudah biasa bila mendapati turunnya hujan di musim yang bukan musim penghujan. Namun, mendapati cuaca di Jogja yang ternyata masih kerap turun hujan, tentu ini menjadi kondisi yang berbeda.

Apalah artinya liburan kalau badan sakit-sakitan. Aktivitas yang akan dilakukan selama liburan mungkin penting diperhatikan untuk membuat liburan menjadi berkesan dan menyenangkan. Namun jangan lupa bahwa kondisi badan perlu diperhatikan. Jangan sampai senang-senang seharian, tapi sakit berhari-hari kemudian. Kalau mau aman dan enjoy liburan, tentu harus melakukan beberapa persiapan. Terutama persiapan yang mendukung daya tahan tubuh.

“Seperti orang kulakan obat”, mungkin inilah pikiran yang terbesit di dalam kepala penjaga kasir yang melayani saya saat di Hipermart. Sebelum melangsungkan penerbangan ke Jogja, saya sempatkan membeli beraneka jenis obat-obatan ringan yang mampu mendukung daya tahan. Sifatnya ada yang menghangatkan, juga ada yang memberikan kekebalan. Sengaja saya beli keduanya ditambah beberapa obat lainnya agar selalu tersedia jika sewaktu-waktu dibutuhkan. 
Continue reading

Pantai Pok Tunggal

SAM_6297

Ini pertama kalinya saya mengunjungi pantai Pok Tunggal. Lokasinya terbilang cukup jauh dan melelahkan.

Untuk mencapai pantai, harus melewati jalan masuk yang jauh dari jalan raya. Disarankan untuk menggunakan kendaraan yang prima karena perjalanan ke sana harus ditempuh melalui jalan berbatu dan sebagian besar cor blok yang sudah rusak. Saya dan salah seorang teman yang waktu itu bermotor sempat terguncang-guncang di sana.

SAM_6303

SAM_6315

Tetapi jangan kira perjalanan ke sana akan sia-sia. Sesampainya di sana, saya disuguhi pemandangan sore yang indah. Sunset, deburan ombak, dan sejuknya angin yang menerpa wajah adalah kombinasi tepat untuk melengkapi liburan yang hampir habis ini. Bagi Anda yang masih memiliki sisa waktu liburan, pantai Pok Tunggal adalah pilihan bagus.

Rutenya mudah, Anda tinggal mengikuti peta berikut. Ini adalah gambaran rute yang saya ambil waktu itu. Titik A adalah kota Paliyan, Gunung Kidul.

Paliyan, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia ke Pantai Pok Tunggal - Google Maps

Lebih baik banyak pekerjaan

Sebagai mahasiswa saya tidak hipokrit kalau libur panjang adalah salah satu hal yang paling menyenangkan. Tapi saya juga khawatir liburan justru membuat saya malas. Bayangkan saja, 3 bulan loh. Bisa-bisa kepala saya bisa kosong melompong, tidak produktif dan benar-benar tidak menghasilkan apa-apa.

Tanda-tandanya saja sudah kelihatan. Bulan ini saya sudah banyak absen ngeblog. Tulisannya juga biasa-biasa saja. Padahal kalau dipikir-pikir jadi tidak konsisten. Saya kemarin perlu banyak waktu untuk ini dan itu, mengeluh kurang waktu dsb. Nah sekarang waktu sudah tersedia banyak. Pertanyaan selanjutnya, apa yang mau dikerjakan?

Statusnya memang liburan karena kegiatan belajar di kampus memang libur. Tetapi sebetulnya liburan adalah waktunya mengeksekusi ide-ide yang sebelumnya tidak sempat terlaksana di kampus karena keterbatasan waktu. Jadi liburan adalah sekaligus fasilitas untuk merealisasikan lebih banyak kegiatan.

Lagipula manusia itu akan semakin malas kalau diberikan banyak kelonggaran. Libur sehari dua hari bukannya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat justru tidur seharian. Kan sayang. Makanya, memang lebih baik selalu banyak pekerjaan. Liburan ya sekaligus mengerjakan pekerjaan itu.