Tag Archives: Gender Equality

Susi Pudjiastuti & Posisi Perempuan di Dalam Pemerintahan

Saya masih tertarik dengan isu-isu gender tatkala Ibu Susi Pudjiastuti selaku Menteri Kelautan dan Perikanan menjadi trending topic di media sosial. Tentu kita masih ingat bagaimana kemunculan beliau di ranah politis begitu mengundang pro dan kontra terkait dengan perilakunya yang sedikit eksentrik.

Saking gencarnya beliau diberitakan, keberadaan kabinet kerja yang baru saja diumumkan seakan hilang dari pandangan. Seluruh perhatian tersedot ke satu menteri yang bertato dan merokok itu. Sementara kabar baiknya justru terabaikan begitu saja.

Saya lega Kementerian Pendidikan berada dibawah naungan Anies Baswedan. Kini saya berani menggantungkan harapan bahwa sistem pendidikan di Indonesia akan semakin membaik di tangannya. Adapun kabar baik lainnya, kini perguruan tinggi berada di bawah naungan Kementerian Riset, Ignasius Jonan mengisi posisi Kementerian Perhubungan, Menkominfo berada di bawah Bapak Rudiantara, sementara yang istimewa: kini ada cukup banyak perempuan yang mengisi posisi kementerian di Indonesia.

Dari ke-34 kabinet kerja Jokowi, terdapat 8 perempuan yang kini mengisi posisi kementerian. Artinya ada seperempat perempuan yang duduk di posisi pemerintahan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mana posisi menteri lebih banyak didominasi laki-laki. Kemunculan Bu Susi beserta para menteri perempuan lainnya adalah berkah khususnya bagi kaum perempuan yang pantas dirayakan.

Akhirnya ada banyak perempuan yang dipertimbangkan ke dalam pemerintahan dan pembangunan. Hal ini menjadi indikator yang baik bahwa pada akhirnya perempuan memiliki posisi tawar yang setara dengan laki-laki.

Karena pada dasarnya, laki-laki dan perempuan tidak berbeda dengan laki-laki. Kedudukannya setara, dan masing-masing memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi untuk negeri. Ketimpangan gender menyebabkan perempuan selalu diposisikan dalam posisi pinggiran, invisible. Agaknya inilah yang terlihat dari pemerintahan Indonesia yang baru,yakni pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan pemerataan, orang miskin, lingkungan dan perempuan.

Selamat bekerja, Bu Susi…

♥♥♥Tina Latief♥♥♥