Tag Archives: Gading

Memfoto Pemandangan Alam

SELAMA liburan di Jogja, saya banyak memfoto pemandangan alam. Pemandangan alamnya bagus-bagus, sayang jika tidak diabadikan.

Berikut adalah foto-foto pemandangan alam yang saya potret di sana. Bagus-bagus bukan? Adapun foto ini saya ambil tepatnya di wilayah Gunung Kidul, kabupaten yang letaknya di dataran tinggi Yogyakarta.

wpid-20150103_172232.jpgBandar Udara Gading

wpid-20150116_173731.jpgPersawahan

wpid-20150109_175239.jpgMerapi

Konon banyak teman saya mengira, Gunung Kidul adalah wilayah yang gersang dan tandus. Kebanyakan dari mereka menyangkal jika Gunung Kidul adalah wilayah yang diberkahi dengan kekayaan alam yang melimpah.

Namun, coba lihat foto-foto berikut, hutannya, sawahnya nampak begitu molek. Lantas gersang manakah yang mereka maksud?

Melalui foto-foto ini saya ingin menunjukkan bahwa Gunung Kidul tidak seperti yang mereka bayangkan. Tak ubahnya dengan wilayah subur lainnya, Gunung Kidul senantiasa kaya manfaat, berdaya, dan memang gemah lipah loh jinawi.

©Tina Latief

Berhasil Mencapai Kilometer 5

PUKUL 15.30 matahari masih cukup terik kemarin. Tetapi panasnya tidak menyurutkan semangat saya untuk terus berlari mengitari Bandar Udara Gading. Saya ingat, sudah menjadi niat saya untuk serius berlari. Meskipun nafas mulai tersengal, lutut mulai terasa goyah, di dalam hati saya terus berkata saya pasti bisa menahklukkan jarak lari sejauh 5.75 km (setara 2X keliling) tersebut.

Lagi-lagi saya pesimis akan bisa sampai di finish. Sebagai pelari pemula, ciut rasanya melihat track yang sebegitu panjangnya. Namun saya mencoba sabar, menganggap lari sebagai sesuatu yang menyenangkan. Sambil sesekali melihat wajah teman jogging yang tak henti menyemangati saya, tanpa terasa kurang dari 1 jam saya berhasil mencapai jarak 5.75km.

Yeah!

jogging 3

Senang sekali rasanya. Sebelumnya, saya belum pernah sekalipun kuat berlari hingga sejauh ini.

Pada akhirnya saya bisa mengalahkan pesimisme di dalam diri saya. Bahwa sayapun bisa berlari dengan jarak hingga lebih dari 5km.

Entah mengapa, sesudahnya saya merasa lebih percaya diri. Mungkin lebih tepatnya, kini saya mulai percaya pada diri saya bahwa sayapun cukup kuat untuk berlari dengan jarak yang cukup panjang. Muncul semangat menggelora ketika tantangan yang diciptakan sendiri berhasil dilewati. Kini saya tidak ragu lagi. Seberapapun jauh dan sulitnya, jika saya belum mencoba, saya tidak akan berkata tidak bisa.

Kuncinya adalah just do it!

©Tina Latief

Semakin Tertantang untuk Serius Berlari

image

image

MULANYA saya pesimis bisa menaklukkan Bandar Udara Gading saat jogging pertama kemarin. Saat itu saya sempat bergumam “Gila, jauh sekali rutenya…”.

Namun setelah melihat hasil percobaan pertama, tiba-tiba muncul keberanian saya untuk bisa berlari dengan jarak yang lebih panjang lagi. Pada kesempatan berikutnya saya ingin jogging dengan jarak tempuh dua kali lebih panjang.

Berdasarkan record, pada percobaan pertama saya berhasil menempuh 2,3 mil (setara dengan 1X putaran). Sedangkan pada percobaan kedua saya berhasil menempuh jarak sebesar 2,46 mil.

Meskipun tak genap 2X putaran, ada rasa optimis jika pada percobaan berikutnya saya akan berhasil melakukan 2X putaran lari. Adapun dengan sebuah catatan: tidak terlalu banyak minum terlebih dulu.

Hambatan saya pada saat berlari kemarin berasal dari rasa sakit di perut yang muncul setelah minum isotonik berlebih. Meminum air terlalu banyak saat berlari ternyata membuat perut saya tidak nyaman sama sekali

image

Jadi saya punya dua catatan penting selama berlatih berlari, yaitu selain berlari dengan tempo yang teratur (tidak tergesa di awal, ada baiknya tidak minum air terlalu banyak. Nah, dengan mengingat dua hal penting berikut saya semakin optimis bahwa pada kesempatan jogging berikutnya saya bisa menempuh jarak tempuh lari lebih panjang daripada sebelumnya.

Semangat!

©Tina Latief