Tag Archives: Detos

Satu Hari Berguru Pada Pak Jenggot

imageSAYA jadi menyesal tidak menurut kata-kata Lala. Andaikata saya bersabar sejenak, mungkin makan siang yang saya pesan tadi tidak akan mubadzir karena tidak dihabiskan. Kini pikiran saya melayang, betapa arogannya diri saya. Sementara di luar sana masih banyak orang yang kekurangan pangan, di sini saya justru berhura-hura, membuang-buang makanan tanpa merasa berdosa. Continue reading