Tag Archives: bapak tua

Berimajinasi dengan Foto

 

20140112_081148

 

Setiap orang memiliki sudut pandang sendiri dalam melihat sebuah foto. Oleh karena itu, cerita yang dihasilkan pun berbeda-beda sesuai dengan imajinasi masing-masing.

Seperti foto berikut. Foto yang diambil dengan latar sebuah rumah warga usai jogging kemarin pun membuat saya dan teman saya memiliki cerita yang berbeda. 

Menurut imajinasinya, foto diatas menceritakan bagaimana menikmati usia tua atau how to enjoy old age, begitu katanya. Seperti yang nampak pada gambar, bapak tua itu nampak menikmati memelihara banyak burung di usianya yang telah lanjut itu.

Di sisi lain, foto itu bagi saya adalah gambaran perbuatan dosa yang tidak mengenal usia. Yang mana orang yang sudah tua itu masih saja berbuat dosa dengan mengurung banyak burung yang seharusnya lepas  begitu saja. 

Nah, bagaimana menurut pendapat Anda? Di dalam postingan ini saya mengajak Anda untuk berimajinasi tentang sebuah foto.

Apa imajinasi Anda tentang foto ini?

 

Kata bapak itu, sama saja

Satu jam lamanya saya menunggu kereta commuter yang rencana membawa saya kembali ke Depok. Entah apa yang terjadi di sepanjang perjalanan, kereta yang saya nantikan datangnya lama sekali. Sampai-sampai, seorang ibu dengan seperangkat bawaan yang super besar itu menyeletuk sembari menggerutu mengapa keretanya lama sekali. Berkali-kali ia berganti posisi kaki untuk monopang berat badan dan bawaannya. Satu jam lamanya ibu itu menunggu kereta sembari berdiri.

Berbeda dengan seorang bapak tua  yang terlihat santai meskipun juga tidak memperoleh tempat duduk. Stasiun besar seperti Tanah Abang seharusnya menyediakan tempat duduk yang memadai. Sang bapak menanggapi sang ibu dengan sembari tersenyum aneh, “Dari jaman nenek moyang, Indonesia ya begini, Bu. Sama saja”, ucapnya. Sama saja? pikir saya. Bukankah teknologi di jaman sekarang ini sudah lebih baik?

Mungkin sayalah yang keliru. Benar apa yang dikatakan si bapak tua sore tadi. Meskipun katanya teknologi sudah makin maju, Indonesia tetap sama saja seperti dulu, tidak bertambah maju. Transportasi memang makin canggih, tetapi pengoperasiannya sama lamanya dengan naik andhong (kereta kuda) yang tenaganya terbatas pada tenaga kuda, bukan mesin. Kalau katanya kereta cepat, seharusnya datangnya juga cepat.

Indonesia, sama saja atau mungkin bertambah bobrok?