Adidas Strength Training Session: Karena Berlari Saja Tidak Cukupㅤㅤ

Processed with VSCO with preset

Perlu lebih dari sekedar latihan kekuatan kaki untuk berlari yang lebih cepat.

PELUH seketika membasahi sekujur badan. Napas pun mulai memburu disertai dengan irama detak jantung yang makin meninggi. Padahal hari itu masih pagi dan AC di ruangan fitness itu menyala cukup dingin. Tapi yah begitulah setidaknya kondisi yang bisa saya gambarkan di ruangan mungil Alder Fitness Boutique hari itu. Minggu kemarin saya berbarengan dengan teman-teman Adidas Runners Jakarta berkesempatan untuk belajar strength training dari Coach Ecky.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Processed with VSCO with a6 preset

Processed with VSCO with preset

Dari sekian kegiatan yang diselenggarakan tim Adidas Indonesia, sesi strength training inilah yang paling saya tunggu. Alasannya sederhana saja. Selama kurang lebih empat tahun menekuni olahraga lari, saya hampir tidak pernah mendapatkan kesempatan belajar strength training. Jadi ketika ada kesempatan, saya sangat bersemangat. OK, let’s go!
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Processed with VSCO with a6 preset

Processed with VSCO with a6 preset

Processed with VSCO with preset

Saya menyadari strength training penting untuk mendukung aktivitas olahraga lari ketika saya menargetkan catatan waktu lari yang cukup tinggi. Berdasarkan pengalaman kemarin, badan saya ternyata tidak cukup kuat untuk menopang aktivitas lari dengan pace yang cukup intense. Meskipun porsi besarnya menggunakan kekuatan kaki, performa lari kita juga ditentukan dari faktor kekuatan tubuh secara menyeluruh. Jadi saya mengambil kesimpulan strength training is a must kalau mau berlari lebih cepat dan kuat.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Itulah mengapa saya merasa beruntung memiliki kesempatan belajar. Meskipun sedikit susah dan berat untuk pemula seperti saya, pada akhirnya saya berhasil mengikuti serangkaian kegiatan tanpa hambatan yang berarti. Pada season 1, strength training yang diajarkan terdiri dari 19 set workout yang merupakan serangkaian dari:

  • Burpees
  • Lunges
  • Side to side lunges
  • Bicycle
  • Elbow plank
  • Glute bridge
  • Side plank (left)
  • Side plank (right)
  • Superman hold

2x per 45 detik, ditutup dengan Cross iron.

Badan rasanya remuk redam saat mencobanya pertama kali—pertanda bahwa badan saya sangat kurang menerima menu latihan strength. Saya masih ingat pegalnya baru sembuh setelah seminggu beristirahat dan memperbanyak stretching. Meskipun begitu saya tidak kapok untuk mencobanya lagi. Justru mulai dari sekarang saya ingin mulai membiasakan untuk latihan strength. For the good sake of running faster and better.

© Tina Latief 2018

One thought on “Adidas Strength Training Session: Karena Berlari Saja Tidak Cukupㅤㅤ

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s