The Great Adventure of Peter Nimble & His Fantastic Ayes

imageTANPA membaca seluruh isi buku ini, mungkin kita akan langsung tahu bagaimana akhir dari kisah Peter Nimble. Di lembar terakhir buku ini sudah jelas tertulis bagaimana kisah seorang pangeran yang pada mulanya menjadi pencuri kemudian menjadi seorang raja.

Akan tetapi apalah artinya mengetahui akhir cerita ini sementara kita tidak pernah mengetahui bagaimana perjalanan hidup si Peter Nimble. Peter Nimble dan Mata Ajaib mengisahkan petualangan menakjubkan antara Peter si pencuri, mata ajaib, Sir Tode, dan kerajaan yang hilang.

***

Peter merupakan bayi buta tak bernama sebelum terdampar di pelabuhan. Setelah ia ditemukan orang di pelabuhan, barulah ia diberi nama dengan nama Peter Nimble atau Pete Si Buta. Selama hidup di pelabuhan, Peter kecil tinggal bersama Mr. Seamus yang mempekerjakannya sebagai seorang pencuri. Hidup bersama Mr. Seamus begitu menyedihkan, namun di sinilah awal Peter bertemu dengan mata ajaib dan orang-orang yang akan mengubah hidupnya.

Tanpa disangka, aksi mencurinya di kereta Mr. Pound —si Pedagang Keliling— mempertemukannya dengan 3 pasang mata ajaib. Mata ajaib tersebut yang kemudian menuntunnya pada Sir Tode —ksatria setengah manusia, kucing, dan kuda, dan Profesor Cake, seorang profesor yang rupanya mengirim Mr. Pound menemui Peter.

Peter sama sekali tidak menyangka, pertemuannya dengan ketiga orang dan mata aiaib tersebut akan membawanya menuju petualangan luar biasa. Dalam rangka memecahkan teka-teki misterius di dalam sebuah pesan yang ditemukan Profesor Cake, Sir Tode, Peter beserta mata ajaibnya berangkat berpetualang memecahkan misteri pesan tersebut.

Dalam petualangan bersama mata ajaib, Peter dan Sir Tode menemukan banyak hal menantang dan menakjubkan. Salah satunya pada saat ia menemukan Gurun Ganjaran, tempat di mana para gagak menghukum pencuri-pencuri masa lalu yang berhianat terhadap Raja. Pertemuannya dengan para pencuri dan gagak menuntunnya pada sebuah petunjuk tentang pesan misterius yang dibawanya. Pesan itu akhirnya terkuak, bahwa di suatu tempat tertentu (yang hilang) terdapat ratusan anak-anak yang ditawan, dijadikan budak oleh para monster dan raja palsu yang kejam.

Tidak hanya itu, mata ajaib Peter juga membawanya bertemu dengan Putri Peg yang tak lain adalah saudaranya. Di kerajaan yang hilang, Peter akhirnya menemukan siapa dirinya sebenarnya. Maka petualangan sebenarnya pun dimulai. Peter dan kawan-kawannya berusaha merebut kembali tahta dari Raja Incarnadine, pamannya. Bersama-sama, Peter mengembalikan kembali kerajaan yang hilang bersama dengan raja dan rakyatnya.

Menjelang akhir cerita saya mulai menduga-duga bagaimana akhir kisah Peter Nimble. Peter Nimble, seorang pangeran yang menjadi pencuri kemudian menjadi raja. Akan tetapi dugaan saya meleset. Justru dengan ditemukannya kembali jati diri Peter, bukan berarti petualangannya dengan mata ajaib berhenti. Bersamaan dengan pesan yang datang bersama Mr. Pound, Peter dan Sir Tode harus kembali berpetualang menyelamatkan penyihir yang selama ini dicari Sir Tode untuk membebaskannya dari kutukan.

Well, cerita ini begitu imajinatif. Saya jadi tidak sabar menanti buku Jonathan yang kedua, buku yang mengisahkan petualangan Peter dan Sir Tode dalam menemui si penyihir.

©Tina Latief 2014

6 thoughts on “The Great Adventure of Peter Nimble & His Fantastic Ayes

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s