Tinggal Mataku Berkelap-kelip

Di luar sudah sepi. Saking sepinya bahkan anjing liar yang biasanya sering menggonggong di sebelah Barat sana, sama sekali tak terdengar gaungnya malam ini. Tentu saja binatangpun bisa merasa lelah. Tentulah ia tengah istirahat. Jam segini, siapa yang masih mau bersibuk-sibuk ria?

Sebagai pengecualian itu aku.

Jam di laptopku sudah menunjukkan waktu dini hari. Aku sudah sangat mengantuk. Mataku tinggal beberapa kedipan. Capek sekali rasanya. Ingin rasanya kakiku dipijit, kemudian tidur. Sayangnya, kenyataan tidak semudah itu. Aku masih harus belajar dan mengerjakan tugas seabreg. Fyuh… Aku hanya berharap Tuhan selalu memberiku kesehatan untuk menjalani rutinitas seperti ini.

Aku tau terkadang seperti inipun berat buatku. Namun, kali ini aku sama sekali tak boleh mengeluh. Ini adalah konsekuensi yang telah ku pilih beberapa tahun yang lalu. Menjadi mahasiswa.

Jadi, sebagai mahasiswa, ya beginilah adanya. Begadang, kurang tidur, sudah biasa ha ha…

2 thoughts on “Tinggal Mataku Berkelap-kelip

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s