Minggu, Jogging, dan Mengunjungi Hall of Environmental Education, Paliyan

Tanpa disangka, Minggu pagi usai jogging tadi, saya bertemu dengan teman-teman lama di jalan, Kak Sigit dan Mas Wawan. Mereka adalah teman-teman yang dulu sering jogging di Paliyan.

Saat itu mereka tidak jogging, malainkan mengendarai motor. Entah ke mana tujuan mereka sebenarnya, namun kami akhirnya bisa ngobrol-ngobrol di sekitar parkiran hutan suaka margasatwa. 

mas sigit, wawan, mj

Kak Sigit, Mas Wawan, MJ

Seperti biasa, lama tidak bertemu banyak topik-topik menyenangkan yang menjadi bahan obrolan. Sambil sesekali meneguk air meneral, saya melihat-lihat ke sekitar menikmati pemandangan di sana. Ada tempat yang sebetulnya ingin saya kunjungi tahun lalu namun belum kesampaian juga. Tempat itu adalah Hall of Environmental Education, atau saya sering menyebutnya pondok bambu (karena hampir semua bangunan dibuat dari bambu) yang letaknya tak jauh dari tempat kami mengobrol.

Memang nasib sedang beruntung, pagi itu saya berhasil mengunjungi HEE. Sebetulnya tempat ini hanya bisa dikunjungi dengan izin penjaga. Namun berkat MJ, saya berhasil menyusup ke sana hehehe…

Taraaaa, inilah Hall of Environmental Education yang saya maksud. Sebuah aula yang dibagun dengan desain cantik, terkesan natural, dan bernuansa alam. Hall of Environmental Education,Paliyan

Hall of Environmental Education, Paliyan

HEE didirikan di tengah hutan jati yang letaknya tak jauh dari hutan suaka margasatwa. Saya tidak tau secara pasti, namun seperti namanya HEE merupakan aula yang digunakan untuk kepentingan belajar. Bentuknya seperti rumah budaya. Di dalam aula ini terpajang banyak sekali foto-foto yang mencerminkan kondisi lingkungan alam Kecamatan Paliyan dan sekitarnya seperti foto kegiatan, binatang lindung, pertanian dll. Selebihnya aula ini mungkin difungsikan secara serbaguna.

Hall of Environmental Education

Hall of Environmental Education

20140119_073349.resized

Hampir semua bangunan ini terbuat dari bambu. Mulai dari tiang, dinding, hingga langit-langit atapnya terbuat dari bambu. Hanya lantainya saja yang sedikit kurang Njawani karena dibuat bukan dari anyaman bambu melainkan menggunakan keramik. 

Hall of Environmental Education

Hall of Environmental Education

Bahkan, kamar mandinya pun didesain menggunakan anyaman-anyaman bambu. Indah bukan? 🙂

Saya merasa beruntung tempat ini digarap untuk memberikan banyak manfaat. Harapan saya, tempat ini bisa selamanya terawat dan memberikan fasilitas bagi banyak orang untuk belajar yang mungkin untuk memperdalam pengetahuan wilayahnya, atau untuk mengetahui potensi-potensi alam sekitar.

Sayangnya saya tidak bisa berlama-lama di sana. Waktu sudah cukup siang, dan sudah saatnya saya pulang. Jogging Minggu ini benar-benar mengasyikkan. Selain bisa bertemu dengan teman-teman lama, saya akhirnya bisa mengunjungi tempat ini walau tanpa permisi. Hihihi…

Selamat berhari Minggu, temans 🙂

13 thoughts on “Minggu, Jogging, dan Mengunjungi Hall of Environmental Education, Paliyan

    1. Tina Latief Post author

      Lokasinya ini di kecamatan Paliyan mas, di Jogja..
      nah itu masnya juga tau Jogja, Paliyan itu daerah Gunung Kidul mas..
      di sini banyak sawah dan hutan 🙂

      Like

      Reply
      1. xrismantos

        daerah Gunung Kidul saya ngga hapal mbak wkwkwk….cuman pernah kesana sekali itupun gara2 salah naik bis A dari terminal Giwangan. Harusnya ke Sanden malah ke Gunung Kidul. Hahahaha… Emang domisili di Jogja skrg?

        Like

      2. Tina Latief Post author

        hehe ya ngga apa-apa, lain kali semoga ngga nyasar mas 🙂
        saya lagi liburan di jogja, asli jogja 🙂

        Like

  1. Pakies

    Adem sekali bangunan dan lingkungan HEE ini, sayapun akan merasa nyaman dan kerasan berlama-lama di tempat seperti ini. Coba seandainya lantainya dibuat dari bambu juga, pasti jauh lebih manteb.
    Wah baru tahu penampakan utuh mas Jarwadi, keren.
    Salam silaturahim dari Blitar

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      Iya mas, saya membayangkan kalau lantainya itu dari bambu yang dianyam kemudian dilapisi penghalus.. ah apa namanya, saya hanya melihat di sebuah pondok dulu..

      Heheh, belum pernah bertemu mas Jarwadi kah mas? hehe itu juga ngga utuh..
      salam kembali mas..

      Like

      Reply
  2. TONGKONANKU

    Saya juga pernah lihat bangunan yang serba bambu kayak ini. Malah bangunan bambu yang saya lihat itu lebih keren dengan struktur bangunan yang lebih rumit. Sayang, saya lupa dimana. 😀

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s