Mengalami masalah koneksi internet

Sekarang ini, tantangan masuk di lingkungan baru bukan hanya terletak pada masalah kultur atau atmosfer yang tidak biasa, tapi juga karena masalah kesediaan layanan internet. Sejalan dengan berkembangnya teknologi, saya sungguh sadar bahwa internet kini menjadi bagain yang sangat penting dalam kehidupan. Saking pentingnya sampai tidak bisa dipisahkan.

Saya mengibaratkannya sebagai pasokan makanan. Kalau persediaan habis -tidak ada- maka saya akan lapar, lalu mati. Jika tidak ada internet, saya akan lapar informasi. Saya akan mengalami masalah komunikasi. Lalu pekerjaan-pekerjaan yang lebih banyak mengandalkan internet juga tidak bisa dikerjakan. Apa artinya hidup jika tanpa internet?

Jadi ceritanya saya sedang masuk di lingkungan baru, camp yang baru. Secara kultur, saya tidak mengalami masalah. Itu pekerjaan sosiolog. Tetang atmosfer, nanti juga bisa beradaptasi. Nah tapi untuk masalah koneksi internet, ini jadi masalah. Geografis di sini menjadi penghalang ketersedian koneksi internet yang memadai. (Tapi saya masih ragu karena geografisnya atau memang koneksi tidak tersedia. Padahal saya juga sudah pakai modem terbaik negeri ini hehe). Jadi untuk sekedar update status atau baca-baca blog saya harus berjuang. Pindah sana, pindah sini. Geser sana, geser sini. Demi sebuah koneksi internet.

Ah, kenapa sih di asrama mahasiswa UI signalnya jelek…

2 thoughts on “Mengalami masalah koneksi internet

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s