Yang terhormat dalam pidato

Suatu ketika saya diminta untuk mengetikkan naskah pidato sambutan acara Ramadhan Cup, Desa Grogol. Sederhana saja, intinya hanya ingin menyambut keenam kontingen lomba sekaligus menyampaikan pesan agar menyelenggarakan lomba yang sportif.

Baru saya baca pidato pembukanya, saya jadi capek. Pesan singkat yang ingin disampaikan itu justru dirempongkan dengan kata yang terhormat yang menurut saya terlalu banyak. Lihat cuplikan yang saya kutip dari kertas semalam..

Assalamualaikum wr, wb
Yang terhormat bapak S… selaku lurah Desa G…,
Yang kami hormati bapak S…, takmir masjid N…H…,
Yang kami hormati bapak S… selaku dukuh dusun G…,
Yang kami hormati bapak Ketua P2A Desa G…, serta dewan juri dan peserta lomba yang berbahagia

Tidak adakah yang lebih singkat dari pada kalimat-kalimat tersebut di atas yang tetap sopan, baku, dan tidak mengurangi rasa hormat kepada tamu undangan? Saya hanya berpikir… berapa kalimatkah yang harus disebutkan jika tamu undangan yang terhormat ini lebih dari 10 orang? he he (harus) lebih dari sepuluh juga kah?

One thought on “Yang terhormat dalam pidato

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s