No smoking, No sleeping, No cellphone

Dari judulnya, Anda mungkin mengira saya aktivis yang menggalakkan gerakan no smoking/anti rokok. Bukan. Saya justru tidak suka dengan tulisan-tulisan semacam itu.

Saya sering menemukan tulisan-tulisan seperti ini tertempel di sudut-sudut gedung di banyak tempat. Bisa bermacam-macam ragamnya. Di airport, mushola, toilet, juga di kendaraan umum. Intinya memberi tau bahwa di tempat itu tidak diperkenankan melakukan kegiatan yang bukan pada tempatnya.

Tujuannya memang baik yaitu memberi tau agar orang bisa memperlakukan sikapnya di tempat yang semestinya. Misalnya agar mereka merokok di smoking room. Atau tidur di rumah, bukan di masjid/mushola. Namun dibalik tujuannya itu saya justru prihatin karena hal itu sekaligus menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat masih rendah. Mereka masih perlu diberi tau kalau membuang sampah sembarangan itu berbahaya bagi lingkungan. Masih perlu diberitau kalau handphone berbunyi saat sedang shalat akan mengganggu kekhusyukan ibadah. Itu berarti bahwa orang-orang kita belum memiliki pengetahuan dan kesadaran.

Bayangkan jika semua orang tau bagaimana harus menempatkan sikapnya. Membuang sampah sudah tau harus di mana, tau di mana harus megaktifkan handphone. Mungkin tulisan-tulisan seperti itu tidak perlu dibuat.

Saya sedih juga tulisan seperti itu harus ditempel di masjid di mana saya tinggal. Namun mau bagaimana lagi. Mereka masih perlu diberitau di mana harus tidur ataupun merokok.

2 thoughts on “No smoking, No sleeping, No cellphone

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s