Bepergian dengan kereta

Bepergian dengan kereta merupakan salah satu kegemaran saya. Pertama karena saya suka bepergian dengan transportasi umum, kedua karena pelayanan kereta lebih bagus dibanding transportasi umum lainnya. Keduanya menjadi kombinasi yang menyenangkan karena destinasi yang saya tuju menjadi lebih mudah dijangkau.

Terlebih dengan dimulainya pemberlakuan e-ticket di sepanjang rute. Saya sebagai pengguna kereta commuter tidak perlu khawatir tiket hilang ataupun tercecer. Ataupun khawatir disusupi penumpang gelap seperti pedagang dan pengamen.

Jujur saja, penggunaan tiket kertas, selain mudah dipalsukan, akan membuat was-was setiap saat. Entah takut hilang ataupun terselip. Lalu, tentang pengamen dan pedagang. Saya yakin tidak akan ada orang yang nyaman jika waktu bepergiannya terganggu dengan pedagang. Bandingkan saja dengan kereta ekonomi.

Berkaitan dengan penertiban pedagang di sepanjang rute KRL, saya sendiri tidak punya komentar apa-apa. Yang pasti, sisi lain dari sebuah pembangunan pasti akan ada unintended consequences. JadiΒ Β mengenai pedagang yang tergusur dan sebagainya, itu memang sudah diprediksikan terjadi. Jika dikaitkan dengan kemanusiaan, mungkin pembongkaran itu hanya tidak tepat waktu saja. Sebentar lagi puasa, juga lebaran. Pasti kebutuhan rumah tangga akan meningkat.

Namun, kembali lagi kepada kebutuhan perbaikan sarana transportasi. Jika pembangunan itu tidak dilakukan mulai dari sekarang, kapan lagi? Jika jalur masuk masih seperti itu, sampai kapanpun e-ticket tidak akan bisa diberlakukan.

 

4 thoughts on “Bepergian dengan kereta

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s