Cuma satu

Beginilah tidak enaknya kalau cuma punya satu. Tiket.
Bukan tiket yang wah sih, hanya sebuah tiket nonton di Blitz. Tiket itu saya dapatkan tanggal 21 April lalu saat ada acara talkshow dan nobar di Blits Megaplex, Grand Indonesia. Acara itu bertajuk peringatan hari Kartini yang dibarengi dengan promosi Qbaca dan UseeTV. Nah usai dari situ, saya dapat tiket nonton. Tapi ya itu, cuma satu.

Sampai sekarang tiket itu belum saya pakai. Bukanya kenapa, saya cuma tidak mau nonton sendirian. Saya sih maunya ada temen ngobrol, ngga spaneng sendirian di bioskup. Percumakan kalau nonton sendirian. Makanya saya masih mikir-mikir bagaimana mempergunakan tiket itu supaya menyenangkan. Padahal ini kan sedang liburan ya..

Pengennya sih ada yang nemenin nonton, tapi gimana caranya mendatangkan teman kalau kondisi tiket hanya satu. Kalau saya yang pakai tiketnya, teman saya terpaksa harus beli tiket. Tapi kalau saya kasih tiketnya, masa saya yang beli.
Posisinya sama-sama tidak menguntungkan.

Andai saya punya dua tiket, hayuk deh siapapun boleh nemenin…

 

8 thoughts on “Cuma satu

  1. E-One

    Ya kalo cuma satu, datangnya mepet, nonton film-nya, beres… πŸ™‚
    Btw, maksudnya voucher ya? Soalnya setahu saya sih kalo XXI dan keluarganya ngasi hadiah voucher, bisa ditukar tiket kapan aja, tapi ada batas tanggal penukarannya. πŸ™‚
    *sering dapet dari Kompas soalnya*

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s