Dianggap aneh

Ceritanya saya sarapan di kantin yang pemiliknya orang Jawa. Karena tidak terbiasa sarapan nasi, saya memilih sarapan dengan bihun goreng plus semangkuk sup jamur yang masih hangat. Menurut saya menu tersebut cocok dengan kondisi saya yang masih meriyang dan kliyengan seperti ini.

Tapi apa respon si pemilik kantin? Β “Lagi diet, mba?”
Saya jadi celingukan. Saya bahkan tidak ingat kapan saya berhenti diet. Tahun lalu? tahun lalunya lagi?

Sesaat kemudian saya jadi tertawa. Ada satu hal yang saya pahami dari orang ini.

Bagi sebagian besar orang, terutama orang Jawa, nasi adalah makanan utama sehari-hari. Saking terbiasanya dengan nasi, setiap kali makan harus dengan nasi. Artinya sama dengan belum makan jika belum makan nasi. Mie, sup kentang, gorengan, dan bahan makanan berkarbo lainnya pun belum dianggap makan kalau belum disajikan dengan nasi. Menurut mereka aneh jika makan tidak pakai nasi. Tidak kenyang dan sebagainya. Masyarakat ini seperti tidak mengenal sumber energi lain selain nasi.

Hehe, memang kadang lucu. Tapi ya begitulah. Kalau Anda melihat seseorang yang piring makannya penuh karbo (misalnya: nasi+perkedel+gorengan+mie goreng) jangan heran. Biarkan saja ia makan πŸ˜€

10 thoughts on “Dianggap aneh

  1. zilko

    Kebiasaan makan orang memang berbeda-beda ya πŸ™‚ Bahkan ada beberapa negara yang jam makannya bagi seorang dari negara lain bakal terlihat ‘aneh’ πŸ™‚ .

    Like

    Reply
  2. Dhymalk dhykTa

    mnurut sy sih kebiasaan yg jelek klo masih sarapan dengan nasi penuh, pasti bawaannya pas jam kerja pagi ngantuukk..
    dulu sy gitu, alhamdulillah skrg sdh ganti menu ke buah atau sepotong roti gandum..

    Like

    Reply
  3. peta

    bukan hanya org jawa sepertinya, mayoritas masyakat indonesia gk makan klo gak makan nasi.. πŸ™‚

    #waw pp fb-nya kerudungan sist..

    Like

    Reply
  4. gadgetboi

    saya pikir saya saja yang heran dengan pola makan orang indonesia πŸ˜†
    nasi uduk isinya nasi+bihun+perkedel+bakwan :mrgreen: semuanya karbohidrat! saya berfikir kalau jangan-jangan pola makan tersebut memang sudah dibentuk semenjak zaman belanda yang notabene kita adalah budak mereka … jadi makannya penuh dengan karbohidrat tinggi untuk tenaga ..

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s