Bukan karena perlu

Mengapa membeli dompet? Kalau saya yang ditanya maka saya akan menjawab karena saya perlu. Untuk menaruh peralatan kosmetik misalnya. Kenyataannya tidak semua orang membeli barang karena memang butuh. Ada hal-hal lain yang mendorong seseorang akhirnya membeli sebuah barang yang sebenarnya tidak diperlukannya.

Salah satunya, ada orang yang membeli karena merasa kasihan kepada si penjual. Tentu bukan karena lapar yang membuat dosen saya tadi membeli jajanan dari bapak-bapak tua yang suka keliling di kampus. Terlebih sebelumnya beliau sudah memborong dagangan anak-anak danus (dana dan usaha mahasiswa) yang juga tidak ia makan sendiri, saya malah kebagian juga. Benar, ketika saya tanya memang bukan karena suka jajan. Hanya kasihan saja.

Ada lagi, orang membeli karena suka. Suka membeli saja, begitu katanya. Entah apa yang akan dilakukan dengan barang itu setelahnya, yang penting rasa suka membelinya tersalurkan.

Unik bukan? Jadi pada dasarnya orang akan membeli barang bukan semata-mata karena perlu. Tapi ada motif lain yang kadang tidak bisa diterima nalar. Bisa jadi berikutnya kita akan menemukan orang membeli barang karena ingin menghabiskan uang. Bisa jadi..

Hehe… Bagaimana dengan Anda?

6 thoughts on “Bukan karena perlu

  1. jarwadi

    aku membeli sesuatu sering kali karena alasan senang. aku membeli kesenangan. aku perlu kesenangan. jadi sebenarnya aku sedang membeli kesenangan.

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s