Harga naik

Tantangan baru bagi mahasiswa adalah naiknya biaya hidup. Harga pangan tentu saja. Hari minggu, sebelum perkuliahan hari pertama dimulai, saya telah menjumpai beberapa jenis makanan yang harganya naik. Nasi plus dua jenis sayur dinaikkan 500 rupiah perporsinya. Sambil mengelus dada, setidaknya air putih masih gratis.

Ini pertanda buruk bagi orang tua. Jauh-jauh hari para orang tua harus diberi tahu kalau harga pangan di kampus naik. Uang jajan harus ditambah, seharusnya. Namun bagi yang tidak bisa bertambah, entah kabar ini harus diberitahukan atau lebih baik disimpan.

Saya khawatir jika tukang ojek juga ikut-ikutan menaikkan tariff. Masalahnya harga refill tinta printer di Vaneta juga sudah ikutan naik. Wah bahaya…

7 thoughts on “Harga naik

    1. Tina Latief Post author

      iya mba nit, kan banyak tuh kalau mau foto copy materi. Sebel kalau biasanya 1 lembar cuma 100 atau 50 sekarang jadi 200

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s