Tentang melukis dan lukisan

lukisan beyond commonsenseMenurut saya lukisan adalah hasil ekspresi. Seseorang bisa menghasilkan sebuah karya dalam secarik kertas atau kanvas karena ada ekspresi dalam dirinya. Jika ekspresi identik dengan emosi, maka lukisan sangat erat dengan emosi. Jika emosi itu beragam, maka lukisan yang dihasilkan juga beragam. Lukisan bisa beragam dari hasil, teknik, komposisi warna dan makna. Karena keragaman tersebut muncullah banyak teori dan teknik melukis yang kemudian dibukukan untuk menjadi pedoman.

Jika teori dan teknik melukis adalah hasil dari ekspresi manusia, seharusnya melukis adalah sesuatu yang dibebaskan, bukan bersifat normatif. Saya sering mendengar, guru, dosen dan sebagainya menganjurkan untuk ini, itu, harus begini dan harus begitu, tidak boleh begini dan tidak boleh begitu. Menurut saya, melukis itu kebebasan seseorang yang teknik pembuatannya dibebaskan tergantung keinginan si pelukis. Itu pula yang menyebabkan lukisan tidak memerlukan garis tepi.Β Bukankah teori-teori melukis juga hasil dari ekspresi kebebasan, jadi mengapa tidak boleh menggunakan tekniknya sendiri?

 

12 thoughts on “Tentang melukis dan lukisan

  1. Harmony Magazine

    Menurutku, guide itu sebagai start point aja…
    Dalam perkembangannya, ga ikutan aturan juga boleh… namanya kan seni…
    Apalagi kalau jadi terkenal, satu coretan kuas aja udah dianggap lukisan keren. πŸ˜€

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      tapi bukanya guide itu juga cara, aturan..
      kalau saya gurunya mungkin saya cuma akan bilang, ini kuasnya, ini catnya silakan melukis.. πŸ˜€

      Like

      Reply
      1. Harmony Magazine

        Kalo menurutku sih lebih mirip ilmu bela diri…
        Awalnya sih kalo belajar ada aturannya, tapi kalo sudah master boleh deh tuh nyiptain gerakan sendiri, bahkan bikin aliran sendiri. Ga semua orang belajar melukis punya bakat melukis…

        Like

  2. Muh Nahdhi Ahsan

    Jadi melukis itu tergantung tujuannya ya. Kalau tujuannya memang untuk ekspresi diri, lukisan yang bagus adalah yang bisa mengekspresikan dirinya sendiri. Kalau tujuannya untuk orang lain, lukisan yang bagus adalah yang sesuai dengan keinginan orang lain.

    Like

    Reply
  3. ceritabudi

    hihihi…hampir sama dengan fotografi ya Tin…kadang kala untuk tujuan lomba2 sebuah karya harus sesuai dengan pakem-pakem yang ada, tetapi untuk sekedar ekspresi jiwa saya rasa nilai kebebasan seseorang lebih berharga…dan tentu hasilnya beda ya Tin…

    Saya senang lukisan, tapi ngak bisa melukis, oia itu hasil karya kamu yach? bagus banget Tin

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      ah, bli budi ini..
      saya jadi ngutip kata-kata nih, ibarat bayi saya baru merangkak.. πŸ˜€
      kalau dibanding fotografi saya masih ngesot juga bli hehehe

      Like

      Reply
  4. niee

    mungkin kalau diajarkan itu lebih kepada cara bagaimana mendapatkan warna seperti a atau cara memegang kuas, dll gitu yak, tapi bukan dari hasil karyanya πŸ™‚ IMHO seh, hehehe

    Like

    Reply
  5. Mandalajati Niskala

    Jadi ingin nimbrung.
    Salam buat semua, ya buat Tina Latief, tentu…!
    Ingin membandingkan puisi dengan lukisan.
    Seperti apa sih?
    ════════════════
    PUISI DAN LUKISAN
    Mandalajati Niskala; Bandung, 21 Juli 2000

    Apakah ini sebuah artikulasi ?
    Yang satu menyuguhkan alunan kata.
    Yang satunya menampilkan tata warna.
    Yang satu butuh lantun.
    Yang lainnya butuh cahaya.
    Yang satu buat telinga.
    Yang lainnya buat mata.
    Pena dan kwas.
    Bagaikan penyair dan pelukis.
    Semua orang dapat membuat dan merenungi.
    Puisi dan lukisan sama-sama menawarkan tema dan cerita.

    Yang satunya dibunyikan dengan kata.
    Satunya lagi dipamerkan dengan warna.

    Perhatikan ?
    Jika aku tulis dan bacakan karya khairil dan Taufiq Ismail.
    Dia tersenyum terenyuh.
    Tapi jika aku lukis dan pamerkan karya Afandi dan Basuki Abdullah.
    Bisa jadi akhli warisnya akan mendakwa.

    Bagi Khairil dan Taufiq
    Ini apresiasi.
    Tapi bagi pihak Afandi dan Basuki Abdulah.
    Ini adalah pembajakan.

    Aneh bukan ?
    Puisi yang bagus gelandanganpun tak butuh.
    Lukisan yang indah konglomerat mengejar-ngejar.
    Membuat puisi cukup dengan melamun.
    Tapi tinta, kanvas dan kuas tidak datang tiba-tiba.

    Melarat dan senang adalah cerita lama.
    Ibarat sebuah lintasan yang membentang.
    Di satu ujung ke ujung lainnya.
    Disana kedua seniman berkisah.

    Coba kita tanyakan kepada air yang jernih.
    Dan api yang datang dan hilang.
    Atau kepada hujan dan matahari.
    Atau kepada saat yang terus bergerak.
    Atau kepada gelombang suara dan cahaya.
    Atau kepada hakekat ada dan tiada.
    Kepada bertahan dan musnah.
    Atau kita himpun lebih banyak lagi ?

    Coba saja yang satu ini.
    Khairil Anwar.
    Sajak Aku.
    Tak dirawat tak pernah musnah.
    Banyak lukisan menawan tinggal cerita.
    Terancam entah dimana rimbanya.

    Apakah setiap puisi akan abadi ?
    Dan setiap lukisan terancam musnah ?

    Renungi ini !
    Yang buta mata mampu menikmati syair.
    Yang tuli bisu dapat menatap lukisan.

    Puisi dan lukisan sarat makna untuk jadi pelajaran.
    Jika kita tak tahu apa itu puisi ?
    Cari tahu lebih dulu apa itu lukisan ?
    Jika tak ada jawaban ?
    Lebih baik kita renungkan !

    Bandung,
    Mandalajati Niskala
    50 Puisi Filsafat Gelombang Baru
    ══════════════════════
    Salam untuk sahabatku:
    ╔╗═╗║║░╦╗═╗
    β•‘β–‘β•”β•£β• β•©β•—β•‘β–‘β•”β•£
    β•šβ•β•šβ•β•‘β–‘β•©β•©β–‘β•šβ•
    ║║║═╗║░║║║║═╗
    β•‘β•‘β•‘β•”β•£β•‘β–‘β•‘β•‘β•šβ•£β•”β•£
    β•šβ•©β•β•šβ•β•šβ•β•šβ•β•β•β•šβ•
    ║║║╦╔╗═╗╔╗═╗╔╦╗╦
    β•‘β•‘β•‘β•‘β•‘β–‘β•”β•£β•‘β•‘β•”β•£β–‘β•‘β–‘β•‘
    β•šβ•©β•β•©β•‘β–‘β•šβ•β• β•β•šβ•β–‘β•©β–‘β•©
    ╔╗║║╦╗═╗╔╦╗═╗╦╗╔╗╔╗═╗║░═╗
    β•šβ•—β•‘β•‘β•‘β–‘β•”β•£β•‘β•‘β•‘β•”β•£β•‘β•‘β•‘β•¦β•‘β•¦β•”β•£β•‘β–‘β•”β•£
    β•β•β•šβ•β•©β–‘β•šβ•β•‘β•‘β•‘β•šβ•β•‘β•‘β•šβ•β•šβ•β•šβ•β•šβ•β•šβ•

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s