Benar, ilmu itu memang mahal

Masalah biaya memang sudah menjadi masalah yang sudah berumur. Untuk menikmati bangku sekolah memang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Faktanya di Indonesia memang begitu, biaya pendidikan yang harusnya menjadi hak setiap warga masih belum bisa dinikmati perseorangan.

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti kelas pengantar ilmu politik. Materi yang dibahas waktu itu mengenai badan yudikatif. Baru sepuluh menit saya duduk, saya sudah harus keluar lagi. Mata kuliah yang harusnya disampaikan dalam durasi 1 jam 40 menit itu berakhir setelah slide ke-6 presentasi power point itu selesai dibacakan. Hebat sekali membahas yudikatif hanya dengan waktu 10 menit, sedangkan saya tau yudikatif itu sebenarnya tidak sederhana. Sampai teman-teman saya bertanya mengapa civil law dan common law tidak dibahas, dan jawaban yang diberikan dosen “Itu tugas mahasiswa, tugas saya ya hanya seperti ini”Β 

Sebuah godaan besar memiliki waktu senggang sebanyak ini. Pacaran? nongkrong? pulang? tidur?

Bagi saya, untuk menempuh pendidikan tinggi guna menimba ilmu sebanyak mungkin memang wajar bila biaya yang diperlukan sangat banyak. Namun Β menurut saya, ilmu itu sendiri adalah yang sebenarnya paling mahal. Sudah menjadi tantangan yang berat bagi seseorang yang menginginkan ilmu jika ia harus berjuang mati-matian. Dengan sistem student centered, kita diberi kemudahan membawa kemana arah pembelajaran dan seberapa banyak pengetahuan yang akan dicari. Hingga suatu saat nanti akan ada Einstein ke-2, Comte ke sekian, atau Gandhi ke sekian sekian. Bersekolah itu memang mahal, tetapi bagaimana kita mendapatkan ilmu dan pengetahuan itulah yang paling mahal.

Jadi, usai kelas ini mau kemana?

6 thoughts on “Benar, ilmu itu memang mahal

  1. Harmony Magazine

    Betul, ilmu itu sendiri yang paling mahal. Soalnya ada ilmu yang tidak bisa ditebus pakai uang sekalipun lho. Bahkan ilmu yang ada diluar bangku akademis lebih mahal karena bayarannya “hidup kita”.

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      Betul mas..
      proses sosialisasi yang terjadi di kehidupan kita memang mahal, tidak semua orang memiliki kesempatan dan keberuntungan yang sama..

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s