Individual (bukan berarti egois)

Keputusan kuliah itu berada di tangan masing-masing, bukan di tangan orang tua atau teman sepermainan. Kuliah itu seharusnya adalah kebutuhan pribadi, bukan tuntutan orang tua atau sekedar ikut tradisi teman sebaya. Kalau Anda rasa kuliah itu tidak perlu bagi Anda, bukan masalah kalau Anda tidak melakukannya. Oleh karena itulah ketika ada tugas menumpuk Anda tidak bisa menyalahkan orang tua yang tidak bisa membantu seperti ketika masih SMA. Anda tidak bisa menyalahkan dosen karena deadline tugas tidak bisa diganggu gugat. “Anda mengerjakan tugas atau tidak itu bukan urusan saya”.  Atau menyalahkan teman karena tidak bisa membantu mengerjakan tugasnya.tugas kuliahku

Bukan berarti egois, hanya saja ini memang  individual.  Saya rasa list tugas di dinding masing-masing masih menjejal di sana sama seperti milik saya. Wajarkan kalau teman tidak bisa diandalkan untuk membantu mengerjakan tugas karena masing-masing punya jadwal. Student center itu ibarat sebuah pemaksaan halus “kalau mau cerdas belajarlah sendiri”, dosen tidak lagi berfungsi sebagai pengantar minuman. Hanya cukup berkata, “Kalau haus carilah minummu sendiri!” Bisa saja menunggu minuman datang sendiri, tetapi kemungkinan tenggorokan sudah kering kerontang menunggu dehidrasi lalu pingsan. Paling baik dosen akan memfasilitasi gulanya, tetapi teh dan airnya kita sendiri yang mencari.

2 thoughts on “Individual (bukan berarti egois)

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s