2 Pelajaran penting hari ini

Dari peristiwa KTM seumur jagung hari ini saya dapat menyimpulkan bahwa ada 2 hal yang gagal saya pertahankan.

1. Saya belum bisa menyelesaikan masalah dengan baik
Menyikapi masalah kehilangan hari ini ternyata menunjukkan bahwa penanggapan dan penyelesaian saya masih sangat buruk. Pertama, saya terbawa oleh arus panik yang seharusnya tidak boleh over seperti tadi. Hal ini menyebabkan saya tidak bisa berfikir jernih. Ke dua, karena pikiran saya tidak jernih maka apa yang seharusnya saya lakukan tidak berjalan dengan lancar, bahkan sempat terbata. Hal ini akan membahayakan saya jika berada di tengah keramaian yang memungkinkan saya tidak memiliki kepercayaan diri dan mudah terpengaruh apa kata orang lain. Ke tiga, saya masih terlalu berharap orang lain akan membantu saya.

2. Saya belum bisa menjaga diri
Kecerobohan saya ketika selesai bertransaksi di ATM serta melupakan himbauan “letakkan tas di depan Anda selagi sholat” adalah salah satu bentuk kegagalan ke dua saya. Seandainya saya selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi mungkin hal ini tidak akan terjadi. Hal ini membuktikan bahwa komitmen saya untuk bisa menjaga diri sendiri masih belum bulat, bagaimana dengan hal-hal lain yang harus saya jaga?

Kuliah dan beban tugas memang banyak, namun sudah seharusnya saya tidak melupakan hal-hal kecil yang dampaknya merepotkan saya sendiri seperti tadi. Saya sudah dewasa, tidak mungkin mom mengingatkan saya terus untuk selalu berhati-hati kalau seharusnya saya sudah tau hal itu.

Well, pelajaran berharga saya hari ini. Setidaknya teguran Allah hari ini akan membuat mata saya terbuka bahwa melupakan hal-hal kecil bisa berdampak sangat besar.

5 thoughts on “2 Pelajaran penting hari ini

  1. Harmony Magazine

    Kebanyakan memang begitu mbak, dengan dihinggapi kesusahan, ketika senang, semua merapat. Ketika susah, hanya segelintir orang yang mau mendekat, mereka yang benar-benar teman, kita seringnya sendirian. Mengenai ini saya sudah pernah mengalami, lebih besar dari kehilangan dompet. 😀

    Mengenai yang kedua, saya prihatin, kok ada juga yang menodai tempat ibadah. Dompet dan HP saya pernah hampir diambil orang pas sholat di mushola salah satu PTN di Jogja. Untung ada orang sebelah saya yang tahu kalo itu milik saya… padahal itu ada di depan saya agak ke kiri, di dekat tembok. Yang mau ngambil orang yang sama-sama sholat di depan saya. Ckckcck…

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      herannya kenapa cari dosa di mushola gitu loh mas, apa karena nyolong di rumah Allah aja bakal ngga kena dosa 😀 hmmmzz

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s