Do your boyfriend really love you?

woman talking to man

woman talking to man taken from here

Fenomena yang unik dan terlalu sayang untuk dilewatkan adalah mereview kisah cinta yang baru-baru ini makin marak. Marak karena tidak hanya terjadi di Indonesia saja, bahkan di luar negeri pun mengalami fenomena ini.

Pengalaman, curhatan dan melihat sendiri fenomena seperti ini tentu membuat saya yakin kalau fenomena ini sudah menjadi lakon yang tidak bisa ditinggalkan oleh sang dalang.

“….Dan dia mau aku menjadi pemandu sorak pribadinya, dan dia bilang aku menjadi orang yang bangga akan diri sendiri, dan saat kita putus dia berkata kepada setiap orang bahwa aku wanita jalang, dan semua orang mendengarkannya”,

Pengalaman Sarah dalam I’m Number Four menjadi salah satu contoh mudah yang dialami remaja saat ini. Ketika sedang jatuh cinta semua ungkapan cinta, sayang, kata-kata manis dan kebaikan diutarakan untuk menarik perhatian. Ketika sudah terjalin hubungan kasih sering terjadi pertengkaran. Ketika hubungan berakhir tidak ada lagi yang namanya teman. Hubungan yang ada menjadi berbahaya, saling menjatuhkan dan menjelekkan satu sama lain. Bahkan ada juga yang melakukan ancaman ingin mengahancurkan kehidupan pasangannya. Cinta seperti apa jika ingin pasangannya hancur?

Woman can’t be friend, saya kira laki-laki yang tidak bisa menjadikan mantan kekasihnya sebagai teman memang dari awal tidak benar-benar cinta.

2 thoughts on “Do your boyfriend really love you?

  1. Harmony Magazine

    Kalo saya sih masalahnya bukan dulunya benar-benar cinta atau nggak, tapi pertimbangannya adalah menjalin hubungan kan pada awalnya baik, mestinya kalo hubungan pacaran bubar ya mesti tetep baik. Ada kok yang saya tidak terlalu cinta dulunya, justru ketika jadi mantan lebih akrab daripada pas pacaran. Padahal justru dia yang mengkhianati saya lho. 🙂

    Semua kembali pada ego masing-masing, baik pria dan wanitanya. Prianya berusaha pun kalo si wanita ga mau diajak berteman ya sama aja. Seperti kasus temen saya yang selalu dicuekin di kantor, padahal dia berusaha berteman dengan mantannya itu. So, kesimpulan itu memang cuma di cerita, bukan di kehidupan nyata kalo boleh saya bilang…

    Like

    Reply
  2. Falzart Plain

    Ah, pernah baca itu…
    Nggak komen soal temanan sama mantan, ya… kalau menurutku cinta atau tidak itu tergantung orientasinya… Jadi, istilah really love juga ada orientasinya… Relatif.

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s