Orang baik itu masih ada

Orang baik itu masih ada. Saya baru saja berhasil betemu dengan salah satunya.

Orang baik itu masih banyak ya..
setidaknya saya masih menemui banyak orang baik di sini,
Alhamdulillah..

Pagi tadi ketika saya hampir terlambat, saya disamperin matic bersuara lembut dari belakang. Suara manusia dari belakang pun terdengar, suara seorang pemuda mengajak saja untuk jalan bersama. Ternyata dia tau dari langkah seribu saya yang tidak lazim untuk gadis anggun seperti saya :D. Lucu mungkin baginya melihat kaki seorang gadis ini seakan tidak sabaran untuk melangkah sepanjang-panjangnya. Alhasil diapun berhasil membawa saya. Awalnya saya sedikit parno dengan pemuda ini, maklum saya belum mengenal siapa dia, namun setelah dia menceritakan sekilas asal-usulnya saya merasa aman dan mengapresiasi niat baik sang pemuda.

Beberapa menit kemudian saya sampai ditempat tujuan. Beruntung, berkat sang pemuda ini saya tidak terlambat 10 sebelum pertempuran saya dimulai. Setidaknya saya bisa menghela nafas panjang dan mengatur detak jantung yang sempat memburu sepersekian menit yang lalu. Saya harus berterimakasih sekali atas kebaikan sang pemuda itu. Should I take him out to the dinner? 😀

Kisah hampir terlambat ini bukan disebabkan karena saya terlambat bangun, namun sarapan pagi ini membuat saya terlena hingga lupa bahwa waktu terus berjalan semakin siang. Saya harus menunda soal matematika yang satu ini meski saya penasaran sekali. Akibatnya, saya juga terpaksa minum susu di perjalanan.

Ternyata, orang itu ternyata tak lain adalah tetangga sebelah saya yang tidak saya kenal. Mungkin saya yang terlalu acuh sehingga tidak pernah mengamatinya, padahal dia sering melihat saya. Parahnya, saya sama sekali tidak mengenal tetangga saya, dasar orang Jakara 😦 Sampai-sampai saya baru menyadari, saya punya tetangga yang baik. Senang rasanya jika melihat orang berbuat baik, kira-kira saya bisa tidak ya berbuat baik seperti pemuda itu?

Saya harus minta maaf atas ke-parnoan dan ketidak tahuan saya tentang si pemuda itu. Sebagai gantinya, doa saya ntuk sang pemuda yang tidak saya ketahui namanya itu, semoga kebaikanmu dibalas oleh Allah yang maha pegasih.. 🙂

7 thoughts on “Orang baik itu masih ada

    1. Tina Latief Post author

      iya mba, si rumput juga tau kok kalau pengunjungnya yang ini baik, makanya komennya engga masuk spam 😀

      Like

      Reply
    1. Tina Latief Post author

      betul pak Mars,
      meskipun basisnya kota namun masih punya sifat yang dimiliki penduduk gemeinschaf

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s