Menafsirkan karya seni seseorang

Saya kira, membaca sebuah karya seni adalah hal yang cukup mudah karena itu hanyalah wujud dari perasaan seseorang. Namun pengalaman saya siang lalu memberikan kesan bahwa menafsirkan sebuah seni setara dengan memahami perasaan orang lain. Tidak semua orang dapat memahami maksud dan perasaan kita.

Suatu ketika saya mampir ke sebuah tongkrongan yang cukup nyaman untuk melepaskah panas yang melanda Jakarta akhir-akhir ini.

a place where i want to sit

a place where i want to sit

Tongkrongan ini dibuat secara permanen di bawah 3 pohon yang besar-besar di tepi jalan. Desainnya dibuat khas rasta mania yaitu dengan ciri banyak perpaduan warna merah, kuning, hijau.

sitting alone

sitting alone

Ya, saya duduk sendiri sambil menunggu seporsi rujak dari abang rujak yang saya kenal sering mangkal di depan tongkrongan ini. Ditempat itu sejuk sekali untuk ukuran Jakarta di siang hari. Sambil menunggu, perhatian saya terpaku pada beberapa coretan di dinding bangku tempat dimana saya menikmati siang hari itu.

demon on the hell of flowers

demon on the hell of flowers

Saya mencoba menafsirkan karya yang entah siapa pembuatnya ini. Gambar yang terlukis di sini merupakan gambar beberapa wajah setan-setan seram dengan api yang menjilat-jilat di bawahnya. Tafsiran pertama , oh mungkin ini merupakan gambaran sebuah neraka. Namun saya rasa tafsiran saya keliru. Kejanggalan mulai saya rasakan, mengapa api dan setan didampingkan dengan bunga? Selama ini bunga menjadi lambang kecantikan atau femenisme seorang wanita. Lalu apa yang ingin disampaikan si pelukis ini? Sampai sekarang saya belum menemukan jawabannya.

Memahami sebuah karya itu tidak mudah..
Menurut Anda?

6 thoughts on “Menafsirkan karya seni seseorang

  1. jarwadi

    Kejanggalan mulai saya rasakan, mengapa api dan setan didampingkan dengan bunga? Selama ini bunga menjadi lambang kecantikan atau femenisme seorang wanita. Lalu apa yang ingin disampaikan si pelukis ini?

    dibalik hal-hal menyenangkan itu seringkali ada setan bermain, itu kan ada kartu remi, berapa banyak sih orang yang ngga suka judi? trus bunga, begini seringkali wajah wanita serupawan bunga berhati bengis bak syetan penjerumus segala martabat 😀 hahaha

    so maksud seniman : jangan lekas terpana melihat yang indah indah, siapa tahu ada syetan yang mewayangkanya

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      betul mas, seperti melihat ubin yang bercorak. Ketika saya bilang itu ada bentuk serigala, belum tentu menurut orang lain itu benar..
      Btw, mas mabruri kemana saja? baru nongol..

      Like

      Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s