Inovasi terbaru: Alas kaki untuk semua

Sudah merupakan kodrat dari  yang Maha Kuasa ketika manusia diciptakan dengan berbagai macam ukuran dan bentuk kaki. Ketika masih berada dalam tubuh bayi mungil, ukuran kaki juga masih mungil. Baru setelah usia bertambah ukuran dan bentuk kaki mulai tumbuh dan berkembang sesuai dengan kodratnya. Untuk itulah abang penjual sandal memiliki koleksi alas kaki dengan berbagai macam bentuk dan ukuran sesuai dengan usia dan ukuran kaki.

Sepertinya bukan hanya teknologi komunikasi saja, tetapi teknologi pengembangan kualitas sandal dan alas kaki lainnya juga mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.  Seperti penemu-penemu sepatu yang sampai saat ini masih mendesain bagaimana pejalan kaki atau atlet lari bisa nyaman dan menikmati inovasi terbarunya.

which one do you prefer to coose for your feet?

which one do you prefer to coose for your feet?

Sayangnya semua sandal yang saya lihat barusan di sebuah emper kios adalah semua alas kaki yang dijual untuk pemilik kaki-kaki normal. Alas kaki yang terpampang berikut adalah alas kaki untuk yang berkaki mulus dan normal.

Normal adalah suatu kondisi yang sama pada umumnya.

Bisa kamu bayangkan bentuk kaki yang sejak dari zaman dahulu tidak pernah masuk ke dalam sepatu. Setiap hari terkena panasnya matahari yang membakar jalanan dan dinginnya lumpur di sawah yang menyebabkan jari kaki mereka meregang seperti daun singkong. Sungguh sayang mereka tidak bisa mengenakan sepatu atau sandal seperti layaknya sandal yang saya gunakan saat ini.

Dengan bentuk kaki yang seperti itu tentu saja sandal tidak sesuai dengan bentuk kakinya. Alhasil jika tetap dipakai maka akan seperti kepiting yang capitnya kemana-mana. Kaki mereka tetap tidak terlindungi sebagaimana mestinya. Ketika dimasukkan ke dalam sepatupun hanya akan menyakiti kaki mereka sendiri karena kaki mereka tertekuk layaknya kaki yang masuk ke dalam sepatu yang tidak sesuai dengan ukuran.

Fenomena kaki seperti ini memang saya lihat dulu ketika masih di desa bersama kakek dan nenek. Namun saya masih yakin kalau fenomena bentuk kaki yang seperti ini masih bisa kita jumpai di daerah pedesaan yang mayoritas masih berprofesi sebagai petani tradisional. Tentu saja kalau mereka menggunakan alas kaki ke sawah hanya akan merepotkan pekerjaan saja.

Namun apakah mereka tidak layak beralaskan karet yang nyaman?

Tugas para saintis menciptakan inovasi bagi fenomena kaki unik itu.

4 thoughts on “Inovasi terbaru: Alas kaki untuk semua

  1. SlameTux

    Ya keluargaku ada yang kakinya seperti itu. hal itu dikarenakan seringnya disawah dan kegiatan yang lainnya yang membuat mereka tidak bisa mengenakan sandal atau alas kaki yang lainnya. Akan tetapi jikalau mereka sudah selesai bekerja, maka mereka akan kembali lagi memakai alas kaki, ya meskipun kayak kepiting… *^_^*

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s