Belajar menulis email yang baik dan benar

Saya akui kebutuhan mengirim surat elektronik bagi saya sekarang adalah kebutuhan yang menggeser kedudukan pesan elektronik (SMS) sejak pengumuman email baru saya beberapa hari yang lalu. Meski sebenarnya saya masih suka berkirim surat lewat pak pos yang ca’em dan baik kati itu, namun pengamat teknologi tentunya yang telah membaca kebutuhan masyarakat yang ingin dipenuhi secara cepat dan tepat sehingga sudah tidak banyak pengguna jasa kantor pos untuk melakukan transaksi surat-menyurat. Setidaknya itulah yang terjadi pada saya yang akhirnya beralih ke handphone dan email.

Ahhh, saya jadi ingat saat usia 9 tahun saya sudah aktif mengirim surat (padahal pelajaran mengirim surat baru ada kelas 1 SMP), lalu makin rajin ke kantor pos saat menjadi felateli di kelas 1 SMP. Biasanya saya merongrong pak posnya untuk memberi saya perangko-perangko jadul. Hmmm, lama juga tidak menjadi pengumpul perangko lagi.

Kebiasaan menulis surat yang baik dan benar sejak kecil membuat saya mudah melakukan komunikasi dengan orang-orang tercinta via kantor pos. Sejak ketentuan penulisan surat yang baik dan benar disempurnakan di SMP, kebiasaan itu masih saya gunakan sampai akhirnya saya tidak lagi menggunakan jasa pak pos untuk mengatar surat-surat saya.Lalu bagaimana cara menulis email yang baik dan benar?

Sebenarnya asal menulis saja lalu tekan tombol send saja pesan sudah tersampaikan. Namun setelah saya amati berkali-kali ternyata komposisi pesan dan penulisan email saya benar-benar berantakan. Sepanjang yang saya amati, pesan saya tak lebih dari sekedar pesan chat dalam facebook yang ceplas-ceplos dan sekenanya. Ternyata hal ini mengundang ketidaknyamanan bagi saya pribadi. Bagaimana kesan orang yang membaca pesan saya yang kacau ini? Belum lagi kalau saya marah. Oh God, I hope he still wants to read my letter… 😦

Saya belum pernah membaca tutorial menulis email yang baik dan benar, dengan sombongnya pun saya belum pernah googling. Jadi menulis email yang baik dan benar saya sendiri tidak tau. Sejauh pengalaman saya menulis banyak email, pesan yang saya tangkap adalah tulislah surat yang membuat pembacamu merasa nyaman dan menikmati membaca suratmu. Tidak hanya kepada kekasih, namun si boss juga harus dibuat nyaman.

Pembaca yang nyaman dengan suratnya akan merasa bahagia saat membacanya. Tak hanya satu dua kali akan membacanya, bahkan tulisan itu akan dibaca berulang-ulang. Bahkan, ketika sang pengirim surat lama tidak mengirim balasan surat itu akan dibaca ulang dan berharap surat yang lainnya akan segera datang. Tentu saja kedatangan suratmu akan sangat dirindukan. Serasa kembali ke zaman pengiriman surat cinta yang dinanti beberapa minggu. Ada rasa gelisah dibalik rindu pada sang kekasih, ahahaiii 🙂

Hari ini, tepatnya malam ini saya membalas beberapa email. Salah satunya surat kepada sang pacar. Malam ini saya berusaha membuatnya nyaman membaca email saya.

Hi darling
 
I got strange on my way home
scary night I think..
First I saw a horrible-looking statue, 
It scares me
 
Second,
I almost hit by a car passing in front of me,
 
Then,
the wind was blowing so hard,
I got a lot of fallen leaves very much on my face
 
Many people on the road saw on me, i didn’t say anything,
I ignored them all..
 
But I still get my lucky day,
I got my little stars in the sky beautify my scary night,
 
Now I’m safe
And I can write to you..
 
I miss you..
Menurut saya menulis email yang memberikan kenyamanan hati pembacanya adalah kesuksesan dalam mencapai kategori ‘baik dan benar’. Tidak perlu ada tatacara yang baku. Asal penerima surat sudah merasa nyaman dan bahagia dengan suratnya saya kira itu sudah menjadi kebaikan bagi si pengirim dan si penerima surat.
Btw, kira-kira surat saya akan dibalas seperti apa ya? atau tidak akan dibalas… 😦
Kita lihat kabar selanjutnya besok.

8 thoughts on “Belajar menulis email yang baik dan benar

  1. SlameTux

    Mengoleksi Perangko ta? sudah berapa album tuh yang sudah dikoleksi?
    Terkadang e-mail yang sekarang mengikuti gaya Chatting, jadi tidak memberikan kesan yang wah kepada penerima e-mail. Hal itu menyebabkan penerima malas untuk membaca, dan membacanyapun tidak akan diulang-ulang dan bahkan hanya dibaca sekali saja. Itupun diloncat-loncat, jadi e-mail pada zaman sekaragn ini harus memiliki pesan yang wah kepada sang penerima, agar sang penerima bisa merasa senang dan bahkan ingin dikirimi lagi e-mail dari kita.
    So kepada para sobat blogger atau siapapun itu, marilah kita pergunakan e-mail seperti masa-masa menggunakan surat lewat Pak Pos agar ada kesan yang wah ketika orang yang kita kirimi e-mail bisa senang dan bahkan bangga dengan surat yang kita kirimi itu,,, hehe panjang banget ya 😀

    Like

    Reply
  2. jarwadi

    Coba dipermanis dengan:

    Dear (nama si dia)

    (Isi email)

    Sincere (nama kamu)

    Tapi pacar kamu pasti sudah lebih seneng membaca kabar pacarnya selamat. Tebakanku, pacarmu membalas email ini secara praktis melalui handphone nya.

    Hayo bener ngga tebakanku 😀

    Like

    Reply
  3. ceritabudi

    Betul…betul..menulis email idealnya dibedakan dengan menulis sms atau chat, karena email isinya lebih detail ya tin..saya sempat mengirimkan permintaaan maaf kepada teman, karena mengirim email seperti sms, dia tidak keberatan sich…cuman ketika saya membaca kembali surat terkirim, ampun dech..kenapa saya ketik seperti ini, 😆

    Like

    Reply
  4. fritz

    saya setuju jika penulisan email perlu memperhatikan kaidah kenyamanan dan kejelasan. soalnya email adalah wahana yang menyampaikan isi pesan dari sang pengirim kepada si penerima. apalagi kita ini orang timur, perlu melestarikan sopan santun dan saling menghormati sekalipun itu di dunis maya.

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s