Pentingnya jam tangan dikala sibuk

Tatkala ditengah kesibukan yang tidak memungkinkan menjangkau gadget yang memiliki penunjuk waktu seperti handphone dan laptop,  jam tangan adalah perlu.

Ceritanya saya mulai peduli dengan mas waktu. Kepedulian ini saya wujudkan ketika saya harus benar-benar mematuhi jadwal yang telah saya buat sendiri. Saya baru merasakan betapa pentingnya waktu meski hanya beberapa menit ketika saya dilibatkan dalam sebuah kesibukan yang memerlukan management waktu yang sangat detail. Pasalnya molor 10 menit saja saya bisa ketinggalan jadwal yang lainnya. Mudahnya terlambat satu terlambat semuanya. Kalau sudah dikantongi, waktu engga akan kemana kan, tinggal lirik kanan atau kiri.

Namun karena saya enggan melibatkan handphone atau laptop setiap saat, saya memerlukan pengganti yang paling tidak memberikan kontribusi yang sama. Sebenarnya bukan sebuah kesengajaan yang saya rencanakan. Namun gara-gara teman saya yang gila promo ‘beli dua’ maka saya bantu dia untuk mendapatkan jam tangan idamannya. Salahsatunya menjadi milik saya yang sekarang nangkring di lengan kiri. Dari sinilah manfaat jam tangan yang belum lama nangkring ini saya rasakan, saya makin peduli dengan waktu.

Dengan adanya waktu di lengan, saya tidak perlu repot-repot  mengeluarkan handphone ketika tengah menikmati makan siang, pengalaman handphone saya pernah masuk ke dalam mangkuk penuh dengan sup. Atau saya tidak perlu membawa handphone ke kamar mandi untuk tetap bisa melihat waktu, pengalaman lain handphone saya masuk ke dalam kloset. Makin bermanfaat saja bukan? Bukankah dengan jam tangan saya akan telihat makin anggun… :D.

Bahkan kebanyakan pria yang tengah berada dalam kesibukannya akan melirik tangannya, bukan handphone-nya. Dan itu sangat mempesona. Seorang businessman pasti tidak akan mengeluarkan handphone-nya ketika sedang berada ditengah rapat. But avoid the “When Is This Over? Jangan sampai jam tanganmu merendahkan orang yang sedang bicara di depanmu karena tiba-tiba kamu melirik jam tanganmu.  It is good if you check the other person’s watch.

Apa salahnya memiliki waktu sepanjang hari kalau sang waktu tidak mengganggu gerak anggota badan dan justru mendisiplinkan kita. Bagi Anda yang memiliki kesibukan diluar handphone dan laptop, sudahkah Anda memiliki waktu ditangan Anda? Kalau belum belilah jam tangan!

21 thoughts on “Pentingnya jam tangan dikala sibuk

  1. SlameTux

    Aku pernah dapet Jam Tangan waktu Ulang Tahun-ku yang ke 20 kemarin. Tapi sekarang gak bisa digunakan lagi, soalnya pernah kecelakaan dan akhirnya rusak… 😦

    Like

    Reply
  2. budiastawa

    Tina, saya termasuk orang yang nggak suka ribet pake jam tangan. Rasanya jam tangan itu ibarat beban di tangan ini. Tapi kadang-kadang saya juga kelabakan ingin tau waktu saat tak bawa HP.

    Aku mau beli, ada yang murah nggak Tin?

    Like

    Reply
  3. loewyi

    Wah menarik cara penyampaiannya, tapi alhamdulillah HPku belum pernah nyemplung Kloset. 😀

    wah memang sech waktu itu penting, dan bagi yang memang suka untuk menggunakan jam tangan enak, tapi bagi orang yang tidak suka menggunakan jam tangan itu menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan. 😀

    Like

    Reply
    1. Tina Latief Post author

      eh mas lukman sudah ganti avatar, selamat ya… 🙂
      terimakasih, inilah pegalaman unik yang mengakibatkan gonta-ganti hp..
      tidak sukanya itu enapa ya? takut dikejar waktu atau karena mengganggu tangan?

      Like

      Reply
      1. loewyi

        hahaha… bukan gitu. Aku malah sering liat waktu meskipun cuma lewat HP atau ngelirik kerumah2 orang kalo lagi dijalan.

        Pernah sech nyoba buat makek jam tangan, alhasil gak sampe 10 menit udah aku lepas itu jam. gak nyaman rasan, mungkin karena belum terbiasa sepertinya.

        Plus… tanganku terlalu kecil untuk jam tangan, jadi males yang mau ngukur+ngecilin ukuran sarung jamnya. 😀

        Like

      2. Tina Latief Post author

        harus ada jam tangan khusus untukmu mas Luk, misalnya dengan jenis karet atau kulit yang tebal untuk menjadi belt yang nyaman di lingkar tangan yang kecil..Designer jam pinter-pinter juga kok untuk membuat konsumennya nyaman..

        Like

      1. Tina Latief Post author

        boleh banget mas, kebetulan saya lagi fakum sejak pindah ke Jakarta. Semua yang tinggi bisa didaki hanya dalam hitungan detik kalau di jakarta, via lift.
        Ada wadahnya engga itu mas?

        Like

  4. ceritabudi

    Tiap orang mempunyai persepsi yang berbeda dengan jam tangan, begitu juga dengan saya. Kebutuhan jam tangan sudah seperti kebutuhan akan makan dan minum, hanya mandi saja saya melepas jam tangan, bukan masalah style Tin…tapi lebih kepada pengingat diri saja 🙂

    Like

    Reply

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s