Make each day count

Biarpun hujan saya rasa tidak ada halangan untuk tetap jalan dengan si Dia.. Namun di tahun ini saya memutuskan untuk kencan dengan mom. He understand me. Kebetulan mom main ke Jakarta, makanya saya meluangkan waktu untuk jalan-jalan berdua. Sayang tidak bisa pergi ke tempat yang sudah saya rencanakan semula, karena hujan maka saya memilih indoor terdekat.

Pertama kali adalah makan karena jam sudah menunjukkan wktu makan siang. Karena mom suka menu ikan, saya rekomendasikan masakan dari ikan mas untuknya. She said this is great taste, good…Kemudian saya mengajaknya masuk ke area hiburan. I know she loves music, so I invite her to the caraoke zone. I wanted to hear that voice when she sings a song.

Sayang tempat terdekat masih menggunakan koin sebagai tiket. Koin yang saya masukkan ke loker berkali-kali gagal masuk dan jutsru menggelinding ke luar. Di beberapa tempat favorit saya karaokean tidak seburuk ini, sisistemnya pakai kartu, bukan koin seperti yang saya temui di tempat ini.
This is not good..Untuk menanggulangi jengkel, saya segera panggil petugas yang biasa melayani pelanggan untuk segera memberikan alternatif terbaik.

Saya berhasil menyanyikan lagu-lagu favorit saya. The power of love, Don’t make me be the last to know, and many other. Mom? Mom tentu saja berhasil juga membawakan lagu-lagu yang dipilihnya. Mom tidak terlalu bisa membawakan lagu-lagu barat jadi keputusannya membawakan lagu-lagu jawa seperti lagunya Didi Kempot, lagu anak muda jaman dulu seperti Kisah sedih di hari Minggu, dan lagu yang satu ini membuat saya terpingkal-pingkal, she sings Pak Rebo hehehehehe.

Selama main, mom terlihat sangat gembira. She really enjoy it. Mungkin pertemuan kali ini cukup untuk mengobati kangennya melihat wajah saya selama ini. Mom berkata kalau saya sudah besar dan terlebih tambah cantik. Ouhhhh….Sebisa mungkin saya akan memberikan hari-hari yang terbaik buat mom. Make each day count as good as possible.

Ini akan menjadi tempat kenangan saya dengan mom. Meskipun sempat membuat saya jengkel, tempat ini harus memberikan pelayanan lebih baik lagi di lain waktu dimulai dari hari itu. Sistem kartu sepertinya lebih praktis dan efektif seperti yang telah di terapkan di banyak tempat seperti ini. Berbeda dengan sistem perjam, jika penerapannya perjam justru akan membuat pengunjung bosan karena menurut saya kita tidak akan tahu tingkat kecapaian dan bosan saat itu. Suatu saat nanti ketika saya berkunjung lagi ke tempat ini mudah –mudahan bisa menjadi tempat yang lebih nyaman untuk aku dan mom atau mungkin aku dengan dia, dia yang lain. I love you, Mom.

6 thoughts on “Make each day count

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s