Andai Saya Anggota DPD: Mengenang pak Kasur, pak A.T Mahmud dan ibu Sud, ku dedikasikan laguku untuk anak-anak tercinta

Naik kereta api, tut tut tut…

Siapa hendak turut,

Ke Bandung, Surabaya, bolehlah naik dengan percuma..

Ayo kawanku lekas naik,

Keretaku tak berhenti lama…tut..tut…

Lagu berjudul Kereta Api karya Pak Mahmud kini sudah sangat jarang dinyanyikan anak-anak. Banyaknya lagu-lagu barat dan korea yang menjamur di pasaran musik masyarakat membuat lagu anak-anak ini banyak yang dilupakan. Pasalnya, orang dewasa sering sekali menyanyikannya, jika tidak pasti memasangnya di play list sehingga anak-anak yang seharusnya belum sampai pada masanya mendengarkan lagu yang liriknya aneh-aneh menjadi tertular. Terlebih orangtua yang tidak peka terhadap kebutuhan anak akan terus membiarkan anaknya mendengarkan, bahkan justru suka jika anak-anak yang belum jelas pronounce-nya itu bernyanyi. ‘’Habis lucu sih’’.katanya. Ingat, anak-anak adalah pembajak ulung. Semua yang dikerjakan orang dewasa pasti dia tirukan. Ibarat air dan busa. Anak adalah busanya yang akan menyerap air jika direndam di dalam air.

Saya jadi ingat ketika saya diajari nyanyi, semua lagu-lagu karya pak Kasur, bu Sud, dan banyak macamnya. Ketika saya mulai berumur, saya berani pentas di atas panggung. Waktu itu pertama kalinya anak seusia saya berani berjoget ria di panggung pentas Sentana Muda (nama organisasi di daerah saya dulu) dalam rangka 17-san. Waktu itu lagu Maissy Pramaisella-Kuman nakal masih menjadi favorit saya. Lebih favorit lagi lagu Idola Cilik (soalnya memang benar-benar idola cilik bangets, hihihi). Itu lagu yang saya kenal semasa kecil.

Namun sayang, dari tahun ke tahun tidak ada perkembangan untuk karya lagu anak-anak. Semua ber-genre dewasa. Memang terkadang yang membawakan lagunya anak-anak, namun liriknya tidak sesuai dengan tahap perkembangan anak. Lagu-lagu daerahpun anak-anak banyak yang tidak bisa. Jangan-jangan lagu nasional juga tidak hafal. #sedih. Lagu anak-anak yang berkualitas harus mempunyai makna positif. Di dalam liriknya harus mengandung ilmu yag akan membuat anak mengerti satu sampai beberapa hal. Karena anak-anak belajar pada tahapan usianya, tidak bisa memberikan lagu yang berat. Maka lagu anak harus ada temanya.

Berkali-kali saya mendengar lagu Nobody dinyanyikan anak-anak “nobody, nobody but you, prok prok prok prok….” begitu hafalnya. Lagu Seven Icon yang saya tidak hafalpun  anak-anak juga bisa (itu yang playboy-playboy). Playboy? Kata yang berbahaya. Ditambah lagunya anak Depok, anak-anak semakin parah. Kemana….?? Kemana anak-anak yang menyanyikan lagu kupu-kupu yang lucu itu?

Saya merasa simpati dengan mendiang musisi kita yang telah mendedikasikan karyanya untuk anak-anak negeri ini lewat lirik-lirik sederhana namun mengena. Karyanya kini hanya bisa di dengar ketika abang tukang odong-odong mangkal di dekat gardu menunggu anak-anak. Itupun dalam pelafalan yang tidak tepat. Sejumlah taman kanak-kanak pun tidak banyak yang hafal karena banyak guru yang nekat mengajar menjadi guru TK yang didirikan di masing-masing RT. Alasannya untuk usaha RT sekaligus untuk menampung anak-anak daripada hanya bermain di rumah tanpa pengawasan. Apa gunanya kalau hanya 2 jam? Pukul 8 masuk, pukul 10 pulang. Kasian….

salah satu PAUD di Jakarta Pusat diliburkan

salah satu PAUD di Jakarta Pusat diliburkan

Untuk itulah mengapa jika saya anggota DPD, saya perlu menyikapinya dengan tindakan yang bijak. Suara-suara yang seperti inilah yang perlu saya dengar. Sebagai pecinta seni, saya ingin sekali mendedikasikan karya saya untuk anak-anak di negeri ini. Sebagai gadis yang gemar bermusik, saya ingin menerbitkan album lagu anak-anak yang akan diperdengarkan disetiap taman kanak-kanak entah itu playgroup, day care atau sekolah anak-anak yang lainnya yang ada di Jakarta. Lagu itu akan dijadikan pedoman untuk belajar anak di setiap tema yang ditentukan untuk materi belajar anak.

Paud diliburkan selama itu, kapan anak belajar?

Paud diliburkan selama itu, kapan anak belajar?

Bakat menulis saya memang sempat tersendat, namun saya bertekad untuk terus belajar menulis agar kelak bisa mempublikasikan tulisan yang berkualitas. Tentu saja saya ingin menjadi penulis buku yang berkualitas seperti penulis-penulis terkenal di seruh dunia yang mendapatkan banyak penghargaan atas jerih payahnya seperti JK.Rowling, Eileen Brown, Enid Blyton dan masih banyak lagi. Sungguh merupakan kepuasan tersendiri jika dapat menulis yang berkualitas. Terutama karena saya ingin memberikan karya terbaik saya untuk anak-anak di negeri ini melalui tulisan, buku dengan ilustrator saya sendiri, lagu yang saya ciptakan sendiri dan karya-karya lainnya yang bisa saya berikan untuk mereka belajar. Saya diberi kemampuan oleh sang Pencipta untuk bisa mendengar, melihat dan bicara. Juga merasakan. Saya merasakan perasaan anak-anak, saya mendengar setiap ucapannya, juga bicaranya. Saya ingin memberikan apa yang tidak bisa mereka dengar, tidak bisa mereka rasakan, tidak bisa mereka ucapkan di setiap harinya seperti yang saya dapatkan.

We are all needy, and, if we are lucky and any good, we grow old using others and getting used up. Tears fall in our lives like leaves from a tree. Our finitude is not something to be regretted or despised, however, it is what makes giving and receiving possible.

 Bismillahirrahmanirrahim….

Selanjutnya perbaikan kualitas tempat belajar anak di tiap-tiap RT atau daerah agar mencapai standar yang sesuai dengan  kebutuhan dan tahap perkembangan anak. Yang dimaksud tempat belajar disini adalah program yang akan dijalani anak, bukan gedungnya. Jika saya menjadi anggota DPD, saya akan mengajari anak supaya suka pada programnya, bukan pada gedungnya. Gedung bisa saja mewah, namun jika program tidak sesuai dengan kebutuhan anak, maka anak hanya akan menjadi kelinci percobaan saja. Gedung sederhana namun memberikan banyak manfaat dan menunjang program, akan menjadikan anak lebih berkembang sesuai dengan tahapannya.

Orangtua pun juga harus ikut belajar  ketika anak sudah mulai menjalani program baru di sekolah. Akan ada program untuk orangtua yang akan diberikan secara berkala untuk menunjang keberlangsungan belajar anak. Bisa kita sebut dengan Program Pelatihan Orangtua (PPOT). Jadi anak tidak hanya belajar di sekolah, namun anak akan meneruskan belajarnya di rumah dengan ayah atau ibunya yang telah belajar program sekolah. Orangtua tidak hanya menjaga anak, namun juga menjadi tulang penyangga utama dalam melangsungkan belajar anak.

Jika saya anggota DPD, yaitu wakil daerah yang memiliki tugas dan wewenang, sudah menjadi tugas saya untuk mendengarkan karena saya juga ingin didengarkan. Meskipun saat ini saya hanya berandai-andai mempublikasikan karya saya untuk negeri, saya akan memperdengarkan sebuah karya yang saya dedikasikan utuk anak-anak. Untuk anak-anak negeri, pak Kasur, pak A.T Mahmud, Ibu Sud dan musisi-musisi yang sudah memberikan wasiat yang berharga, untukmu ‘’Tut, tut , .Kereta Api”

Berkelok-kelok seperti ular

C                             Am

Amat panjanglah badannya

C                             Em

Lihat asap mengepul

F

Bunyinyapun mendengung

E

Tut….tut….kereta api

G                             C

Lokomotif kepalanya

Dikemudikan pak masinis

Ditemani asisten

Menjaga para penumpang

Tut….tut….ayo berangkat.

                                         

Di badannya ada gerbong,

Di dalamnya ada penumpang,

Satu, dua dan tiga

Gerbong terkait badannya

Tut…tut…panjang sekali…

 

Rel kereta itu jalannya,

Amat panjang dan bercabang,

Kita sampai tujuan,

Stasiun namanya,

Tut…tut… lekas turun…

One thought on “Andai Saya Anggota DPD: Mengenang pak Kasur, pak A.T Mahmud dan ibu Sud, ku dedikasikan laguku untuk anak-anak tercinta

Any comments? just post!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s